PALOPO – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pendidikan mulai mematangkan persiapan realisasi program unggulan Walikota Palopo, Hj. Naili Trisal dan Wakil Walikota, Akhmad Syarifuddin.

Program tersebut berupa pemberian seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar tingkat SD hingga SMP se-Kota Palopo.
Langkah ini diambil sebagai bentuk percepatan sebelum memasuki tahun ajaran baru 2026/2027.
Selain untuk meringankan beban ekonomi orang tua, program ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah di Kota Palopo.
Anggaran Sudah Tersedia di APBD 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Asnita Darwis, mengonfirmasi bahwa anggaran sebesar Rp750 juta telah dialokasikan dalam APBD 2026 untuk menyukseskan program ini.
”Kami sudah mengikuti rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Komisi A DPRD Palopo. Intinya, mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa SD dan SMP sudah bisa menikmati bantuan ini,” ujar Asnita.
Saat ini, pihak Dinas Pendidikan sedang fokus pada:
Perencanaan Teknis: Menyusun mekanisme pembagian agar efisien.
Pendataan Akurat: Memastikan calon penerima bantuan tepat sasaran, terutama bagi keluarga kurang mampu.
Dukungan dari Legislatif
Ketua Komisi A DPRD Palopo, Aris Munandar, memberikan dukungan penuh namun tetap memberikan catatan agar pelaksanaan di lapangan berjalan maksimal.
Ia menekankan pentingnya ketercakupan seluruh peserta didik baru.
”Anggarannya sudah ada, maka wajib dilaksanakan dengan baik. Kami berharap pengadaan ini mampu mengakomodir semua peserta didik baru pada tahun ajaran mendatang tanpa ada yang terlewat,” tegas Aris.
Visi Pemerataan Pendidikan
Program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bagian dari visi besar Pemkot Palopo dalam pemerataan kualitas pendidikan.
Dengan adanya seragam dan perlengkapan gratis, akses menuju jalur pendidikan formal diharapkan menjadi lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.(***)











