Home / Uncategorized

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Penandatanganan Assessment PIMA, MFSA dan NUDP, Pemdakab Morowali: Butuh Perencanaan Pembangunan Efisien dan Berkelanjutan untuk Daerah

Bungku, Pamornews – Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda)hari ini menindaklanjuti surat Dirjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri, untuk menggelar pelaksanaan Penandatanganan Assessment PIMA,MFSA dan Pendanaan Alternatif NUDP. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Aula Hotel Metro, Bente. Kamis (02/10/2025)

Pelaksanaan assessment Public Investment Management Assessment (PIMA), Municipal Financial Self Assessment (MFSA) serta Pendanaan Alternatif National Urban Development Project (NUDP) merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas perencanaan dan pengelolaan investasi publik serta keuangan daerah secara lebih efektif, efisien juga berkelanjutan.

Baca juga  Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia: Peran Krusial Santri di Era Digital

Pada rapat pembukaan tersebut, turut hadir diantaranya, Sekertaris Daerah, Drs. Yusman Mahbub.,M.Si yang mana sekaligus membuka acara penandatanganan assessment mewakili Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, Kepala Bappelitbangda, Hasyim S.Pi, Direktur PEID, Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri, Iwan Kurniawan,ST,.MM, Ketua Pokja Pengembangan Kapasitas NUDP Kab.Morowali, serta seluruh pejabat administrator dan pengawas dari unsur Kementerian Dalam Negeri juga Pemdakab.

Yusman Mahbub mengungkapkan, sebagai salah satu daerah yang tengah berkembang pesat, terkhusus pada sektor industri dan infrastruktur, Kabupaten Morowali membutuhkan sistem perencanaan dan pengelolaan keuangan yang kuat sehingga setiap investasi publik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga  Paripurna DPRD Kota Palopo Sambut Wali Kota Baru

Adapun tujuan dari pelaksanaan assessment tersebut untuk menjadi dasar yang begitu penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan kedepannya, terutama untuk memperkuat konektivitas, pelayanan dasar dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui pertemuan tersebut, Pemdakab Morowali berharap melalui kegiatan pelaksanaan assessment tersebut dapat mengarah pada beberapa hal yang mana salah satunya dapat diidentifikasi kekuatan dan kelemahan tata kelola investasi publik daerah, meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola aset dan keuangan secara mandiri juga untuk menemukan alternatif pembiayaan pembangunan

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Gelar FGD Kajian Proses Bisnis Sentra IKM Logam Kabupaten Morowali

Uncategorized

“Wattunnami Mammesakki”: Getar Suara Wija To Luwu dari Tanah Bombana

Uncategorized

Fokus di Pendidikan, Gubernur Sulteng Apresiasi Kinerja Iksan-Iriane di Morowali

Uncategorized

Syamsiar “Manohara” : Dari Layar Ponsel Menjadi Sosok Kontroversi yang Sulit Diabaikan

Uncategorized

Mengintip Kerja “OPU AWAS BANG DUL” dalam Pengawasan Izin Gedung

Uncategorized

Amukan Angin dan Hujan di Balikpapan: Pohon Tumbang hingga Atap Berterbangan

Uncategorized

Elektabilitas Melejit, Anwar Hafid Pilihan Mutlak Rakyat Sulteng

Uncategorized

DPMDP3A Morowali Gelar Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak