Home / Uncategorized

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:19 WIB

PUDING Penyelamat Hidup: RSUD Sawerigading Palopo Angkat Isu Kanker Payudara, Dorong Kesadaran Deteksi Dini

PALOPO – Kanker payudara masih menjadi momok kesehatan yang menghantui kaum wanita di Indonesia. Merespons fakta tersebut, RSUD Sawerigading Palopo mengambil peran aktif dalam edukasi publik melalui medium yang makin populer: Podcast RSUD Sawerigading (PUDING).
Dalam rangka memperingati Breast Cancer Awareness Month, PUDING episode ke-14 mengangkat tema krusial: “SADARI dan SADANIS: Deteksi Dini, Menyelamatkan Hidup” pada Senin, 27 Oktober 2025.
Program ini menjadi jembatan informasi yang mudah diakses, sejalan dengan upaya promotif dan preventif rumah sakit.
Ancaman Nyata di Balik Data
​Dipandu oleh dr. Puji Amanda Ibrahim, podcast ini menghadirkan narasumber utama yang kompeten, dr. Adliah Purnawaty Harifuddin, M.Kes., Sp.B, seorang dokter spesialis bedah dari RSUD Sawerigading.
Dalam penjelasannya, dr. Adliah menegaskan urgensi masalah ini. “Setiap wanita memiliki risiko terkena kanker payudara,” ujarnya.
Data Kementerian Kesehatan tahun 2020 menunjukkan lebih dari 65 ribu kasus baru kanker payudara di Indonesia, menjadikannya penyakit dengan angka kejadian dan kematian tertinggi pada wanita.
Kunci Kesembuhan Ada pada Diri Sendiri
​Namun, di balik statistik yang mengkhawatirkan, dr. Adliah membawa pesan optimisme: deteksi dini adalah kunci penyelamatan.
​”Kunci utama penyelamatan ada pada kesadaran untuk melakukan deteksi dini. Semakin cepat kanker payudara ditemukan, semakin besar pula peluang untuk sembuh,” jelasnya.
​Ia lantas mengedukasi masyarakat mengenai dua metode penting yang bisa dilakukan:
​SADARI (Periksa Payudara Sendiri): Sebuah langkah mandiri yang harus dilakukan secara rutin oleh setiap wanita.
​SADANIS (Pemeriksaan Payudara Secara Klinis):
Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional di fasilitas kesehatan.
Ajakan untuk Tidak Mengabaikan Perubahan
​Dokter Adliah secara khusus menekankan pentingnya peran perempuan untuk mengenali dan peka terhadap perubahan pada tubuh mereka sendiri.
​”Jangan abaikan bila ada benjolan, perubahan bentuk, atau keluarnya cairan yang tidak normal dari payudara. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” pesannya.
​Inisiatif PUDING ini bukan sekadar siaran informasi, tetapi sebuah gerakan edukasi yang bertujuan untuk mengubah sikap pasif menjadi kesadaran proaktif.
Deteksi dini, sebagaimana ditekankan oleh RSUD Sawerigading Palopo, bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup pasien secara keseluruhan.
​Melalui platform digital seperti PUDING, RSUD Sawerigading memastikan pesan kesehatan kritis ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat Palopo, memperkuat komitmen mereka dalam peningkatan kesehatan masyarakat.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Balikpapan Menuju Smart City: Integrasi 104 Layanan Digital dan Penguatan Jaminan Sosial

Uncategorized

Kejar Target PAD, Bapenda Luwu Utara Lakukan Pencetakan Massal SPPT PBB-P2 Lebih Awal

Uncategorized

Pelayanan RS Pratama D Bahodopi Menunggu Izin Operasional
Direktur RSUD I Lagaligo Minta Maaf atas Kekurangan Pelayanan

Uncategorized

Direktur RSUD I Lagaligo Minta Maaf atas Kekurangan Pelayanan
Bimtek Life Skill Masyarakat Kawasan Rawan, Ciptakan Masyarakat Produktif dan Mandiri

Uncategorized

Bimtek Life Skill Masyarakat Kawasan Rawan, Ciptakan Masyarakat Produktif dan Mandiri

Uncategorized

Dilema Pajak Kendaraan ASN Palopo:  Mantan Kepala Samsat Usul Perluasan Target ke Pengusaha dan Penambang

Uncategorized

Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi Posbankum, Wabup Iriane Iliyas: Upaya Pemerintah Hadirkan Layanan Hukum Gratis Bagi Masyarakat

Uncategorized

LOBI CERDAS BUPATI, LUWU UTARA SUKSES AMANKAN 80,96% APBN UNTUK TRANSFORMASI INFRASTRUKTUR JALAN 2025