Home / Kota Palopo

Kamis, 10 Oktober 2024 - 16:00 WIB

Rabu Orange FKJ-NUR Bahas Program Unggulan di Bidang Pendidikan, Akademisi: Berpihak ke Masyarakat

PALOPO, Pamornews – Dua akademisi di Kota Palopo mengapresiasi program unggulan bidang pendidikan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palopo nomor urut 2, DR H. Farid Kasim Judas dan DR Hj Nurhaenih (FKJ-Nur), sebagai program yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Program pendidikan FKJ-Nur tersebut dinilai akan ikut mendorong kemajuan pendidikan dan menjadikan Kota Palopo sebagai kota tujuan pendidikan jika terlaksana dengan baik.

Dua akademisi tersebut, yakni Rektor Politeknik Dewantara Palopo, DR Suaedi, dan Wakil Rektor Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, DR Abdul Rahman Nur.

Keduanya ikut membedah program unggulan bidang pendidikan FKJ-Nur dan menyampaikan apresiasi saat menjadi narasumber diskusi bedah program gratis seragam sekolah dan beasiswa S1 hingga S3 FKJ-Nur di Posko Induk FKJ-Nur, Rabu malam, 9 Oktober 2024.

Baca juga  Pj Wali Kota Palopo Serukan Kolaborasi Atasi Sampah Di Hari Peduli Sampah Nasional

DR Suaedi misalnya, dalam diskusi tersebut, menyampaikan apresiasinya atas dua program unggulan bidang pendidikan FKJ-Nur. Dia hanya menyampaikan beberapa saran dan masukan, agar program pendidikan FKJ-Nur bisa paripurna.

“Khusus program gratis seragam sekolah mulai baju, sepatu dan tas, agar paripurna jangan hanya murid SD sampai SMP. Tetapi mulai dari tingkat TK hingga SMA/SMK. Sebab, pelajar mulai tingkat TK hingga SMA/SMK diwajibkan pakai pakaian seragam. Termasuk pelajar sekolah negeri dan swasta wajib,” saran Ketua Dewan Pendidikan Kota Palopo itu.

Khusus pelajar SMA/SMK, menurut Suaedi, mesti juga mendapat perhatian serius jika FKJ-Nur diberi amanah memimpin Kota Palopo 5 tahun kedepan. Sebab, pelajar SMA/SMK dan sekolah sederajat lainnya adalah anak-anak Palopo yang juga berhak mendapatkan layanan dari pemerintah daerah.

Baca juga  Dirgahayu Kota Palopo Ke-22

“Sebenarnya tanggungjawab dan kewajiban negara menyediakan pakaian seragam karena pelajar diwajibkan pakaian seragam. Cuma negara sepertinya lepas tangan. Banyak anak-anak putus sekolah karena tidak memiliki seragam lantaran sudah robek, sepatu robek dan tas sudah tidak layak sehingga malu ke sekolah. Untungnya saya menilai, pasangan FKJ-Nur menyadari kewajiban itu,” kata dia.

Khusus program beasiswa S1 hingga S3, Suaedi yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota Palopo ini, juga mengapresiasi program tersebut. Cuma dia mempertanyakan, apakah program tersebut hanya dikhususkan bagi warga ber-KTP Palopo, atau mahasiswa yang kuliah di Kota Palopo. (*)

Share :

Baca Juga

Pj Walikota Pimpin Senam dan Kerja Bakti Massal di Kompleks Terminal Palopo

Kota Palopo

Pj Walikota Pimpin Senam dan Kerja Bakti Massal di Kompleks Terminal Palopo
Pj Wali Kota Palopo Lepas 10 Peserta Diklat Juru Tanah

Kota Palopo

Pj Wali Kota Palopo Lepas 10 Peserta Diklat Juru Tanah
DLH Palopo Gelar Konsultasi Publik Perubahan Perda Tentang Sampah

Kota Palopo

DLH Palopo Gelar Konsultasi Publik Perubahan Perda Tentang Sampah
Rasakan Program yang Berpihak Kepada Rakyat

Infografis

Rasakan Program yang Berpihak Kepada Rakyat

Kota Palopo

Selamat Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026 1447 Hijriah, Andi Poci

Kota Palopo

Wabup Iriane Iliyas: Pola Pikir Bertumbuh Kunci Pramuka Morowali Siap Hadapi Perubahan
Usul Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi UMB

Kota Palopo

Usul Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi UMB
Bulog & Pemkot Palopo Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan

Kota Palopo

Bulog & Pemkot Palopo Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan