Home / Uncategorized

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:58 WIB

Sesuai Permendagri 23/2024, Jabatan Direksi Perumda TM Palopo Hanya Patut Diisi Satu Orang

PALOPO – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo untuk membuka seleksi terbuka jajaran direksi Perumda Tirta Mangkaluku (TM) dalam waktu dekat kini dihadapkan pada aturan ketat.

Berdasarkan regulasi terbaru dari Kementerian Dalam Negeri, struktur kepemimpinan perusahaan air minum tersebut diprediksi akan mengalami perampingan besar-besaran.

Merujuk pada Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum, penentuan jumlah direksi kini tidak lagi bersifat subjektif, melainkan berdasarkan klasifikasi jumlah pelanggan aktif yang sangat ketat.

​Wajib Pangkas Jabatan Direksi
​Berdasarkan data operasional terkini, jumlah pelanggan Perumda TM Palopo tercatat baru mencapai angka 41.000 sambungan. Dalam Pasal 8 Permendagri 23/2024, BUMD

Air Minum dengan jumlah pelanggan di bawah 50.000 dikategorikan sebagai BUMDAM Kecil.
​Konsekuensi hukum dari klasifikasi tersebut tertuang dalam pasal yang sama, yang menegaskan:

Baca juga  Optimalkan PAD Luwu Utara, Bapenda dan UPT Pariwisata Gelar Uji Petik di Objek Wisata Daerah

​”BUMD Air Minum dengan jumlah pelanggan kurang dari 50.000 (lima puluh ribu) orang, hanya diperbolehkan dipimpin oleh 1 (satu) orang Direksi.”

​Hal ini berarti jabatan direksi yang ada saat ini—yang terdiri dari tiga orang (Direktur Utama, Direktur Umum, dan Direktur Teknik)—secara regulasi harus dipangkas menjadi satu orang saja pada periode seleksi Mei 2026 mendatang.

Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
​Penerapan satu direksi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya efisiensi anggaran daerah. Pengamat kebijakan publik menilai bahwa dengan pelanggan di angka 41 ribu, beban koordinasi teknis masih bisa ditangani oleh tingkatan Manajer di bawah kendali tunggal seorang Direktur Utama.

​“Langkah perampingan ini akan menghemat kas perusahaan secara signifikan. Gaji, tunjangan, dan fasilitas untuk dua jabatan direktur lainnya bisa dialihkan untuk perbaikan infrastruktur air yang lebih mendesak bagi warga,” ujar seorang praktisi hukum di Palopo.

Baca juga  Mengarungi Uji Kompetensi: 21 Pejabat Luwu Utara Ikuti Job Fit di Politeknik LAN Makassar

Menanti Keputusan Wali Kota
​Publik kini menaruh harapan pada Wali Kota Palopo melalui Tim Seleksi yang sedang digodok oleh Pj Sekda, Zulkifly Halid.
Kepatuhan terhadap Permendagri 23/2024 akan menjadi bukti komitmen Pemkot Palopo dalam menjalankan tata kelola BUMD yang bersih dan taat aturan.
​Jika Pemkot tetap memaksakan seleksi untuk tiga kursi direksi, maka proses tersebut dinilai rentan gugatan hukum karena dianggap bertentangan dengan regulasi pusat yang lebih tinggi.

​Poin Penting Permendagri 23/2024 untuk Perumda TM Palopo:
​Status: BUMDAM Kategori Kecil (Pelanggan < 50.000).
​Jumlah Direksi: Maksimal 1 (satu) orang.
​Risiko Hukum: Melanggar Pasal 8 jika melantik lebih dari satu direksi tanpa memenuhi syarat 50.001 pelanggan.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kapolres Morowali Pimpin Rapat Koordinasi Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi di SPBU Bahomohoni

Uncategorized

Sinyal Kuat Diplomasi Pendidikan: UMB Palopo ‘Diserbu’ Calon Mahasiswa Timor Leste

Uncategorized

Polres Morowali Gelar Tes Psikologi Berkala untuk Penggunaan Senjata Api Dinas

Uncategorized

Kemnaker Gelar Sosialisasi Fitur Daring Pengukur Tingkat Kepatuhan di Kawasan IMIP

Uncategorized

Massa Tumbangkan Pohon, Jalur Trans-Sulawesi di Walmas Lumpuh Total

Uncategorized

Optimalkan PAD Luwu Utara, Bapenda dan UPT Pariwisata Gelar Uji Petik di Objek Wisata Daerah

Uncategorized

Pastikan Tepat Sasaran, Kepala DP2KUKM Luwu Utara Imbau Warga Beli LPG 3 kg Langsung di Pangkalan Resmi

Uncategorized

Gubernur Sulawesi Tengah Resmikan Infrastruktur Ketenagalistrikan Perdana di Morowali, Kado Manis HUT ke-80 RI