Home / Uncategorized

Senin, 4 Mei 2026 - 10:04 WIB

Optimalkan PAD Luwu Utara, Bapenda dan UPT Pariwisata Gelar Uji Petik di Objek Wisata Daerah

LUWU UTARA – Dalam upaya meningkatkan akurasi pendataan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Objek Wisata melakukan Monitoring dan Uji Petik di tiga objek wisata yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung jumlah kunjungan wisatawan serta memastikan kesesuaian antara jumlah karcis terjual dengan potensi riil di lapangan. Tak hanya itu, kegiatan ini juga bagian dari monitoring dan pengawasan yang dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi kebocor retribusi di tingkat lapangan.

Plt. Kepala Bapenda, Andi Elly Yanti, yang turun langsung memimpin Tim Retribusi Bapenda pada kesempatan itu mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan yang dilakukan Bapenda untuk transparansi dan akurasi data.

Baca juga  LOBI CERDAS BUPATI, LUWU UTARA SUKSES AMANKAN 80,96% APBN UNTUK TRANSFORMASI INFRASTRUKTUR JALAN 2025

“Uji petik ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang transparansi. Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dibayar pengunjung benar-benar masuk ke kas daerah untuk pembangunan fasilitas wisata itu sendiri,” tutur Andi Elly di sela-sela kegiatan di Pincara.

Ia mengatakan, hasil uji petik ini akan dilaporkan ke Bupati sebagai bahan pertimbangan kebijakan pengelolaan pariwisata ke depan. “Kita berharap pengawasan ketat dan kolaborasi ini, sektor pariwisata bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” harapnya.

Tim Retribusi Bapenda melakukan monitoring dan uji petik di tiga objek daya tarik wisata, yaitu Wisata Permandian Air Panas Pincara Masamba, Wisata Permandian Alam Sungai Tamboke Sukamaju, dan Wisata Religi Kompleks Makam Datuk Patimang Malangke.

Baca juga  Gala Dinner Rakerda Produk Hukum Daerah se-Sulawesi Tengah 2025 Kabupaten Morowali, Resmi di buka oleh wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas.

Adapun fokus kegiatan di lapangan adalah melakukan penghitungan manual dengan mencatat jumlah pengunjung yang masuk selama jam operasional, memverifikasi sistem pengarsipan tiket, serta meninjau sarana yang bisa meningkatkan daya tarik dan nilai retribusi.

Sementara itu, pihak UPT Pariwisata sendiri menyambut baik sinergi dan kolaborasi ini. Menurut mereka, data yang dihasilkan dari uji petik ini nantinya akan menjadi dasar evaluasi bagi pengelola objek wisata untuk memperbaiki layanan ke depannya. (LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemkab Lutim Polisikan Warga Jelang Ramadhan

Uncategorized

Sinergi Wujudkan Swasembada, Camat Bansel Apresiasi Peran Penyuluh di Expo Syngenta

Uncategorized

BUPATI MOROWALI, IKSAN BUKA PASAR RAMADHAN IBR FEST 2026 DI TAMAN KOTA FONUASINGKO

Uncategorized

DUKUNG PROGRAM 100 HARI KERJA BUPATI, IRBAN IV YUSUF JACUB PERKUAT AWASI DANA DESA DAN BUMDES DI WILAYAH KEPULAUAN

Uncategorized

Bupati Iksan Buka Pelatihan Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah bagi Kader PKK Morowali

Uncategorized

BUPATI IKSAN BAHARUDDIN DORONG OPTIMALISASI ZAKAT MELALUI BAZNAS UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT

Uncategorized

Pelatihan Menjahit 2025 Digelar, Wabup Morowali Iriane Motivasi Peserta Manfaatkan Fasilitas dan Mesin Modern

Uncategorized

Sekda Bantah Tudingan Gubernur Halangi Pembentukan DOB: “Semua Ada Mekanismenya”