Home / Uncategorized

Senin, 4 Mei 2026 - 10:04 WIB

Optimalkan PAD Luwu Utara, Bapenda dan UPT Pariwisata Gelar Uji Petik di Objek Wisata Daerah

LUWU UTARA – Dalam upaya meningkatkan akurasi pendataan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Objek Wisata melakukan Monitoring dan Uji Petik di tiga objek wisata yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung jumlah kunjungan wisatawan serta memastikan kesesuaian antara jumlah karcis terjual dengan potensi riil di lapangan. Tak hanya itu, kegiatan ini juga bagian dari monitoring dan pengawasan yang dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi kebocor retribusi di tingkat lapangan.

Plt. Kepala Bapenda, Andi Elly Yanti, yang turun langsung memimpin Tim Retribusi Bapenda pada kesempatan itu mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan yang dilakukan Bapenda untuk transparansi dan akurasi data.

Baca juga  An Se-young: Lionel Messi-nya Dunia Bulutangkis

“Uji petik ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang transparansi. Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dibayar pengunjung benar-benar masuk ke kas daerah untuk pembangunan fasilitas wisata itu sendiri,” tutur Andi Elly di sela-sela kegiatan di Pincara.

Ia mengatakan, hasil uji petik ini akan dilaporkan ke Bupati sebagai bahan pertimbangan kebijakan pengelolaan pariwisata ke depan. “Kita berharap pengawasan ketat dan kolaborasi ini, sektor pariwisata bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” harapnya.

Tim Retribusi Bapenda melakukan monitoring dan uji petik di tiga objek daya tarik wisata, yaitu Wisata Permandian Air Panas Pincara Masamba, Wisata Permandian Alam Sungai Tamboke Sukamaju, dan Wisata Religi Kompleks Makam Datuk Patimang Malangke.

Baca juga  "Palopoku, Ayo Berbenah": Ketika Kepedulian Warga Menjadi Mesin Perubahan Kota Jasa di Tana Luwu

Adapun fokus kegiatan di lapangan adalah melakukan penghitungan manual dengan mencatat jumlah pengunjung yang masuk selama jam operasional, memverifikasi sistem pengarsipan tiket, serta meninjau sarana yang bisa meningkatkan daya tarik dan nilai retribusi.

Sementara itu, pihak UPT Pariwisata sendiri menyambut baik sinergi dan kolaborasi ini. Menurut mereka, data yang dihasilkan dari uji petik ini nantinya akan menjadi dasar evaluasi bagi pengelola objek wisata untuk memperbaiki layanan ke depannya. (LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Luwu Raya Menanti Langkah Nyata, Pertemuan di Makassar Dinilai Hanya “Putar Lagu Lama”

Uncategorized

Wija To Luwu Temui Wamendagri, Desak Percepatan Pembentukan Provinsi Luwu Raya

Uncategorized

Tutup Bimbel Casis TNI/Polri dan Sekolah Kedinasan, Bupati Lutra: Investasi Terbesar adalah Generasi Muda

Uncategorized

HUT ke-4 AMT Waterpark Meriah, Anak Pemilik KIA Kini Dapat Diskon Masuk 20 Persen

Uncategorized

Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan, Sat Samapta Polres Morowali Intensifkan Patroli Malam Hingga Menjelang Sahur

Uncategorized

Elektabilitas Melejit, Anwar Hafid Pilihan Mutlak Rakyat Sulteng

Uncategorized

Menanggalkan Helm Merah, Memungut Sampah: Misi Baru Rachmad di DLH Palopo”

Uncategorized

Wagub Sulteng Kunjungi Langsung Pasien Asal Morut di RS Wahidin Makassar, Keluarga: Semua Pergumulan Kami Dibantu