Home / Kutai Timur

Rabu, 13 November 2024 - 08:24 WIB

Diskominfo Kutai Timur Pasang Internet Gratis di 191 Sekolah

KUTIM – Transformasi digital di sektor pendidikan terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Salah satunya melalui program internet gratis di sekolah-sekolah negeri yang diinisiasi oleh Diskominfo Staper Kutim.

Program ini diharapkan menjadi solusi untuk akses pendidikan digital yang merata bagi siswa dan guru.

Upaya Diskominfo mempercepat transformasi digital di bidang pendidikan, melaksanakan pemasangan internet gratis bagi 191 sekolah negeri.

Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki akses pendidikan dengan menyediakan jaringan internet yang stabil di setiap sekolah.

Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan digital, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa lebih efektif dan terjangkau di era modern.

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan agar setiap sekolah di Kutim memiliki koneksi internet yang stabil.

Baca juga  Investasi di Kutim Meningkat Signifikan, Capai 50 Persen dari Target Tahun 2024

“Kami berupaya memberikan akses internet bagi semua sekolah negeri di Kutai Timur. Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap proses belajar mengajar akan semakin optimal dan siswa dapat memperoleh berbagai sumber pengetahuan digital,” ujarnya.

Ronny menambahkan bahwa bagi sekolah-sekolah yang sudah memiliki akses internet, Diskominfo akan membantu meningkatkan kapasitas bandwidth agar lebih mendukung kegiatan akademik.

“Jika di sekolah sudah ada jaringan internet, kami akan menambah bandwidth-nya agar mendukung interaksi dan akses materi belajar lebih lancar. Kami ingin memastikan siswa dan guru tidak terkendala dengan masalah konektivitas saat belajar,” lanjutnya.

Baca juga  Diskominfo Kutim Dorong Jurnalis Daerah Tingkatkan Profesionalisme dan Tangkal Hoaks

Program internet gratis ini diharapkan bisa mendukung para guru dan siswa dalam mengakses beragam materi digital yang sangat diperlukan dalam pendidikan saat ini.

Selain itu, keberadaan internet juga memungkinkan sekolah-sekolah untuk terhubung dengan sumber pembelajaran dari berbagai platform online, yang pada akhirnya akan memperkaya proses belajar mengajar.

Langkah ini diharapkan mampu mengatasi kesenjangan akses internet di daerah-daerah terpencil di Kutai Timur, sehingga kualitas pendidikan bisa merata di seluruh wilayah.

Diskominfo Staper berharap, dengan jaringan internet yang memadai, kegiatan belajar akan semakin efisien dan sekolah-sekolah bisa beralih ke sistem pembelajaran berbasis digital yang sejalan dengan perkembangan zaman. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci, Mendes PDT dan Bupati Kutim Puji Potensi Desa Tepian Langsat

KALIMANTAN TIMUR

Dishub Kutim Luncurkan Tilang Elektronik untuk Tingkatkan Kepatuhan Lalu Lintas

KALIMANTAN TIMUR

Mesin ADM Terobosan Baru Disdukcapil Kutim

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Kerahkan Tenaga Kesehatan untuk Amankan Pelaksanaan Pilkada 2024

KALIMANTAN TIMUR

Kaliorang Fokus Tingkatkan Potensi Ekonomi dan Wisata

KALIMANTAN TIMUR

Kasus TBC di Kutim Meningkat, Dinkes Imbau Warga Terapkan Hidup Sehat

KALIMANTAN TIMUR

Efisiensi Pengelolaan Aset Daerah, Dinkes Kutim Gelar Bimtek dan Sosialisasi RKBMD

KALIMANTAN TIMUR

HUT ke-53 KORPRI Kutim: Semangat Layanan dan Inovasi untuk Pembangunan Bangsa