Home / Luwu Utara

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:17 WIB

Merajut Asa Lumbung Pangan Baru di Pombakka

Merajut Asa Lumbung Pangan Baru di Pombakka

Merajut Asa Lumbung Pangan Baru di Pombakka

​MALANGKE BARAT — Sebuah spanduk besar membentang di bawah langit Desa Pombakka, Kecamatan Malangke Barat. Tulisan “Selamat Datang Bupati dan Wakil Bupati Beserta Rombongan” menyambut setiap pasang mata yang datang hari itu.

Di sudut kanan bawah spanduk, tertera dua nama elemen strategis daerah: Andi Abdullah Rahim, S.T., dan Jumail Mappile, S.I.P., M.Si. Kehadiran nama-nama ini menegaskan satu hal: sebuah kerja besar transisi pertanian modern sedang dimulai di Bumi Lamaranginang.

​Hari itu bukan hari biasa bagi warga Pombakka. Lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas kurang lebih 400 hektar yang selama ini dipersiapkan, akhirnya memasuki babak baru. Momentum ini menandai penanaman perdana padi sekaligus menjadi ruang syukur atas hadirnya teknologi modern di tangan para petani lokal.

​Namun, menjemput perubahan tak pernah instan. Perjuangan menuju lokasi cetak sawah baru ini menyajikan potret tantangan geografis yang nyata. Rombongan pemerintah daerah bersama tim teknis harus berjalan kaki meniti jembatan. Menelusuri pematang yang basah dan berlumpur, pertanda belum lama diguyur hujan.

Baca juga  Lukman Hamarong Latih Siswa dan Guru MAN Luwu Utara Menulis Berita

Di sekitarnya, personel BPBD dan Tagana bersiaga penuh, mengawal setiap langkah kaki agar roda sinergi ini tidak terhambat oleh keterbatasan infrastruktur.
​Bukan Sekadar Seremonial, Ini Soal Teknologi

Langkah kaki yang harus melewati jembatan kayu darurat itu terbayar lunas ketika menyaksikan hamparan lahan yang siap disulap menjadi lumbung padi modern.
Bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, agenda ini bukan sekadar pemotongan pita atau seremonial pengisi ruang laporan kerja. Ini adalah langkah taktis pemanfaatan teknologi untuk memperkuat ketahanan pangan regional.

​Inti dari gerakan ini ada pada penguatan mekanisasi. Bersamaan dengan penanaman perdana, digelarlah acara Syukuran Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Brigade Pangan Maju Bersama Desa Pombakka. Di sinilah letak titik baliknya. Adanya Brigade Pangan menjadi kunci penting yang akan mengelola lahan 400 hektar tersebut secara efektif, efisien, dan terintegrasi.

​Dukungan Alsintan modern ini dihadirkan untuk memangkas waktu kerja tradisional, meningkatkan indeks pertanaman, dan memastikan produktivitas padi melompat jauh ke depan. Ujung dari semua teknologi ini bermuara pada satu tujuan: mengangkat kesejahteraan para petani yang selama ini menggantungkan hidup dari tanah Malangke Barat.

Baca juga  Mudik ke Luwu Utara? Bupati Andi Rahim Ajak Masyarakat Jelajahi Destinasi Wisata Unggulan

​Fajar Swasembada dari Lahan CSR
​Istilah “CSR” di tempat ini tidak sedang berbicara tentang tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility), melainkan sebuah program vital yang murni lahir dari rahim kebutuhan rakyat: Cetak Sawah Rakyat. Program stimulus yang dikawal bersama oleh pemerintah pusat dan daerah ini dirancang untuk memperluas areal tanam produktif.

Melalui koordinasi matang dari para tokoh daerah yang terlibat, sinergi antara pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, dan kelompok tani di Desa Pombakka tampak begitu solid. Hambatan geografis, lumpur yang dalam, dan akses jembatan kayu darurat justru menjadi pengikat semangat gotong royong di lapangan.

​Ketika matahari perlahan mulai turun, benih-benih padi pertama telah tertanam di tanah Pombakka. Dari ujung jembatan kayu dan hamparan lahan CSR seluas 400 hektar ini, fajar swasembada pangan Luwu Utara kini resmi menyala, membawa harapan baru bagi kemakmuran masyarakat tani di Bumi Lamaranginang. (*/aBa)

Share :

Baca Juga

Luwu Utara

Apel Pagi Perdana Pascalibur Lebaran, Sekda Luwu Utara Apresiasi Tingginya Kehadiran ASN

Luwu Utara

Antisipasi Kelangkaan, DP2KUKM Lutra Gandeng Pertamina dan Agen Gencar Salurkan LPG 3 Kg

Luwu Utara

Mengenang Sosok “Arjuna” dari Luwu Utara: Pemimpin yang Tak Lupa Akar Rumput

Luwu Utara

Tingkatkan Kapasitas Pengelola, Unhas dan Kemenkes Gelar Workshop Tata Kelola Program Kesehatan di Masamba

Luwu Utara

43 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Masamba Lakukan Perekaman Biometric dan Padanan Data Kependudukan

Luwu Utara

Danrem 132/Tadulako Pimpin Sertijab Dandim 1311/Morowali, Tongkat Komando Berganti Semangat Pengabdian Tetap Menyala

Luwu Utara

Penganiayaan di DPRD Lutra, Berlangsung di Depan Aparat

Luwu Utara

Dorong Prestasi Atlet Disabilitas, Disporapar Hadiri Musorkab III NPCI Luwu Utara di Bonebone