Home / News

Kamis, 28 Mei 2026 - 04:59 WIB

Alih Fungsi Lahan Sawah Produktif di Luwu Marak, LP2B dan RTRW Diduga Tumpang Tindih

LUWU,PAMORNEWS.COM – Ratusan hektar lahan sawah produktif di Kabupaten Luwu ditengarai terus menyusut akibat maraknya alih fungsi lahan menjadi kawasan pemukiman dan perumahan. Kondisi ini memicu kekhawatiran publik lantaran regulasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang seharusnya menjadi “benteng” pelestarian lumbung pangan, terkesan diabaikan dan tidak sinkron dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerah.

​Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, alih fungsi lahan sawah produktif secara masif terlihat di beberapa titik strategis. Salah satunya terletak di kawasan belakang Kantor Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah (Bapedalitbang) Kabupaten Luwu. Sawah yang sebelumnya aktif berproduksi kini mulai berubah wajah menjadi hamparan perumahan.

Baca juga  Pemkab Morowali Siapkan Langkah Strategis Cegah HIV/AIDS

​Tak hanya di pusat pemerintahan, pergeseran fungsi lahan juga menyasar wilayah penyangga industri. Di Kecamatan Bua, misalnya, pembangunan perumahan PT Panply uang terletak di desa Tanarigella juga memanfaatkan lahan yang mulanya merupakan area persawahan produktif.

​LP2B dan RTRW Tidak Sinkron?

​Menanggapi fenomena ini, pengamat tata ruang dan kebijakan publik menilai ada ego sektoral atau ketidakmatangan dalam penyusunan dokumen tata ruang. LP2B yang diproyeksikan untuk menjaga ketahanan pangan jangka panjang acapkali “kalah pamor” ketika berhadapan dengan plot zona kuning (pemukiman) dalam peta RTRW.

Baca juga  20 Kios di Pasar Andi Tadda Hangus Terbakar, Pj Sekda Palopo Minta Warga Waspada Musim Kemarau

​Jika peta LP2B tidak diintegrasikan secara kaku ke dalam Perda RTRW, maka kepastian hukum bagi perlindungan lahan pertanian akan selalu lemah. Dampaknya, pengembang dengan mudah mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB/PBG) di atas lahan yang seharusnya dilindungi.(***)

Penulis : arw

Editor : aBa

 

Share :

Baca Juga

News

Warga Dampala Sambut Rachmansyah Ismail Yel-yel Menang Bupatiku

News

Sertifikat PKA Syarat Wajib Pejabat Struktural, BKPSDM Luwu Diduga Tabrak Aturan Sendiri Demi Loloskan Calon Tanpa Diklat

News

Kursi “Panas” Bernilai Rp3 Miliar: Mengintip Pundi-Pundi Rupiah di Balik Lowongnya Posisi RMS
Budi Sada Dukung FKJ NUR

News

Farid Kasim Judas – Nurhaeni (FKJ-Nur) Mencatatkan Elektabilitas Tertinggi
Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-31

News

Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-31
Pic. Dok Herald

News

EDITORIAL PAMORNEWS ​Menakar Opsi ‘Bypass’ Provinsi Luwu Raya: Melompati Ego, Menjemput Takdir Ekonomi
Figur yang Dilirik FKJ Jadi Pendamping di Pilwalkot Palopo 2024

News

Figur yang Dilirik FKJ Jadi Pendamping di Pilwalkot Palopo 2024

News

Terkait Pembentukan Kabupaten Dapat Lampu Hijau DPRD, Sulawesi Selatan Sambut Daerah Otonom Baru