Home / News

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:24 WIB

Tersinggung Ditertawakan, Pria di Masamba Nekat Memarangi Rekan Kerjanya di Parkiran RSUD

Tersinggung Ditertawakan, Pria di Masamba Nekat Memarangi Rekan Kerjanya di Parkiran RSUD

Tersinggung Ditertawakan, Pria di Masamba Nekat Memarangi Rekan Kerjanya di Parkiran RSUD

​LUWU UTARA – Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu Utara berhasil meringkus seorang terduga pelaku penganiayaan berinisial DR (29), warga Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba. DR diamankan polisi setelah melakukan aksi pemarangan terhadap rekannya sendiri, Muh. Sawal Arya (23), di halaman parkir RSUD Andi Djemma Masamba, Senin (29/6/2026).
​

Kanit Resmob Polres Luwu Utara, Aipda Syarifuddin, mewakili Kasat Reskrim AKP Kadek Andi Pradnyadana, menjelaskan bahwa insiden berdarah tersebut dipicu oleh rasa tersinggung. Kejadian bermula saat korban dan pelaku sedang memperbaiki portal parkir rumah sakit sekitar pukul 21.30 WITA.
​

Baca juga  Bermain Konsisten, Kadis Dukcapil Luwu Utara Jagokan Argentina Back To Back Piala Dunia 2026

“Saat itu, korban mencoba menekan portal, namun portal tersebut jatuh dan menimpa wajah pelaku hingga mengakibatkan luka gores,” ujar Aipda Syarifuddin, Selasa (30/6/2026).
​

Alih-alih bersimpati, korban justru tertawa melihat kejadian yang menimpa pelaku. Hal itulah yang membuat DR naik pitam dan merasa tidak terima. Pelaku kemudian pulang sejenak untuk mengambil sebilah parang, lalu kembali mendatangi korban yang masih menjaga portal.

Baca juga  Personil Satpol-PP Palopo Tryout Tes CPNS dan PPPK

​Tanpa basa-basi, pelaku langsung melayangkan parang sebanyak tiga kali ke arah korban. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka terbuka pada bagian punggung belakang hingga harus mendapatkan 10 jahitan saat dilarikan ke ruang IGD RSUD Andi Djemma.

​Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Luwu Utara bersama barang bukti berupa sebilah parang dengan panjang 14 cm.

​”Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Aipda Syarifuddin.(***)
Disadur dari sumber : Batara Pos

Share :

Baca Juga

News

Terpilih Aklamasi, Bupati Andi Rahim Resmi Pimpin PMI Luwu Utara Periode 2026–2031

News

​Di Balik Bara Bajo Barat: Prahara PETI, Putusnya Aliran Logistik, dan Pecahnya Bentrokan Warga Versus Aparat di Luwu

News

Kaesang Pangarep Ajak Warga Palopo Coblos Nomor Urut 2 FKJ-NUR
Pj Walikota Palopo dan Rektor UIN Temui Menag, Bahas Peresmian UIN dan Kerjasama Pendidikan

News

Pj Walikota Palopo dan Rektor UIN Temui Menag, Bahas Peresmian UIN dan Kerjasama Pendidikan

News

Lapas Palopo Diterpa Isu Pengendalian Narkoba, Kalapas Tegaskan Itu Fitnah dan Asumsi Liar

News

Ketua DPC Gerindra Morowali Tegaskan Tegak Lurus Jalur Partai Dukung BERAMAL di Pilgub Sulteng
MAKASSAR-- Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP., SH., M. Si didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Sungai Tangka No.31,Makassar Jumat, 25 Juli 2025. Selain itu, juga dilaunching Program Pendampingan Gizi di 504 Desa Lokus Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 serta dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Komitmen Pemerintah Daerah 24 Kab/Kota Dalam Mendukung Pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, S.T. yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kolektif dalam menangani masalah stunting, yang kini telah menjadi persoalan nasional. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama peran aktif desa dan PKK sebagai garda terdepan,” tegasnya. Sebagai wujud komitmen nyata, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU komitmen bersama Pemerintah Daerah dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dalam mendukung pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Tak hanya itu, pada acara ini, Gubernur Sulsel juga melaunching sejumlah program pendukung lainnya seperti Ambulans Mini ICU RSUD, Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), serta program Sulsel Melayani Andalan Hati, yang kesemuanya dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Selatan dalam upaya kolektif mencegah dan mengurangi angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat desa, diharapkan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

News

Launching Aksi Stop Stunting (ASS)

News

Haerul Baderu Gerakkan Konten Kreator Wija To Luwu: “Viralkan Suara Provinsi Luwu Raya!”