Home / Luwu Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:58 WIB

Luwu Utara – Pondok Pesantren As’Adiyah Belawa Baru Kecamatan Malangke turut menjadi bagian dari tonggak sejarah dengan mengikuti peluncuran (launching) Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (RANA) untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak.

Kegiatan yang digelar secara virtual ini dirangkaikan dengan Penandatanganan Deklarasi Pesantren dan Madrasah Ramah Anak. Momentum penting ini turut dihadiri Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Luwu Utara, Amiruddin, S.Pd.I., M.Pd.I.

Kasi Pendis Kemenag, Amiruddin, mengatakan bahwa anak-anak tumbuh dan belajar di berbagai ruang kehidupan, mulai dari rumah, sekolah, lingkungan bermain, hingga ruang digital.

Oleh karena itu, kata dia, Gerakan Nasional RANA ini hadir sebagai komitmen bersama untuk memastikan perlindungan anak hadir di setiap aktivitas mereka, tanpa terkecuali

Baca juga  Buka Puasa Bersama 361 PPPK, Wabup Lutra: Harus Jadi Teladan yang Baik!

“Melalui gerakan ini, seluruh elemen di Ponpes As’Adiyah Belawa Baru Malangke berkomitmen untuk bergotong-royong menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal,” kata Amiruddin.

Fokus utama dari gerakan ini adalah mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak, baik kekerasan fisik, seksual, psikis, maupun perundungan (bullying) di ruang digital.

“Ruang yang aman bagi anak tidak bisa terwujud secara instan, melainkan melalui peran kita bersama. Mulai dari keluarga, sekolah/pesantren, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga setiap individu harus berkolaborasi agar anak dapat tumbuh, belajar, bermain, dan meraih cita-citanya dengan bahagia,” terang Amiruddin.

Baca juga  H+2 Iduladha, Pengunjung Padati Wisata Permandian Air Panas Pincara Masamba 

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulainya dari hal-hal sederhana, namun berdampak besar, seperti mau mendengarkan keluh kesah anak, peduli pada lingkungan sekitar, serta berani melindungi mereka.

Selain itu, lanjut dia, berani bertindak dan melapor jika melihat atau mengetahui adanya tindakan kekerasan menjadi langkah nyata yang sangat ditekankan demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa.

Dengan suksesnya peluncuran dan penandatanganan deklarasi ini, Ponpes As’Adiyah Belawa Baru siap menjadi garda terdepan dalam menghadirkan ruang pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh kasih sayang bagi setiap anak Indonesia.

“Mari jadikan pesantren dan madrasah kita sebagai rumah kedua yang paling dirindukan oleh anak-anak kita kelak,” tandasnya. (LHr)

Share :

Baca Juga

Luwu Utara

Meriahkan Hari Jadi ke-27 Luwu Utara, Pemda Imbau Warga Kibarkan Semangat Lewat Umbul-Umbul

Luwu Utara

Sinergi Cegah Kekerasan dan TPPO, DP3AP2KB Luwu Utara Edukasi Forum Anak MTs Al-Falah Lemahabang

Luwu Utara

Bupati Luwu Utara Tinjau Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit di Mappedeceng: Progres Capai 30%

Luwu Utara

Lestarikan Marwah Tana Luwu, Sekolah Budaya I La Galigo Angkatan VII Resmi Dibuka di Luwu Utara

Luwu Utara

Jelang Mubes, PMTI Sulsel Dukung Yulius Selvanus Lumbaa Pimpin Kembali PMTI 2026-2031

Luwu Utara

Gelar Sosialisasi Ketertiban dan Keamanan di SMAN 3, Camat Baebunta Minta Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Luwu Utara

Gas LPG 3 kg Langka dan Mahal, DP2KUKM Luwu Utara Gelar Sidak Intensif di Sejumlah Kecamatan

Luwu Utara

Intensitas Hujan Tinggi, Tanggul Jebol Rendam Pemukiman Warga di Baebunta Selatan Luwu Utara