Home / Luwu Utara

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:04 WIB

Sinergi Cegah Kekerasan dan TPPO, DP3AP2KB Luwu Utara Edukasi Forum Anak MTs Al-Falah Lemahabang

LUWU UTARA — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Luwu Utara menggelar kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan (KtP), Kekerasan terhadap Anak (KtA), serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bagi Forum Anak, belum lama ini di MTs Al-Falah Lemahabang Bonebone.

Kegiatan yang dilaksanakan belum lama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya perlindungan anak dan pencegahan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Hadir sebagai peserta kegiatan, para siswa yang tergabung dalam Forum Anak MTs Al-Falah Lemahabang. Peserta diberi edukasi, motivasi, dan pemahaman tentang pentingnya menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala MTs Al-Falah Lemahabang, Syamsul Mahmud, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, Syamsul menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas P3AP2KB atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para siswa tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi generasi muda, khususnya para siswa kita, di tengah perkembangan zaman yang makin kompleks,” ujar Kepala MTs Al Falah Lemahabang.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para siswa mampu menjaga dirinya dari segala penyakit sosial, seperti pergaulan bebas, serta dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya akhlak dan pendidikan, serta menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab.

Baca juga  Siap Melompat Lebih Tinggi, Bupati Andi Rahim Jajaki Kerja Sama Industri Skala Besar dengan Kemenperin

Sementara pada kegiatan ini, DP3AP2KB memberikan edukasi yang komprehensif dalam upaya memberikan pemahaman mendalam dengan menghadirkan tiga pemateri yang berkompeten di bidangnya, yaitu dr. Haslinda, S.Ked., M.Kes., (Kepala DP3AP2KB), Nurdalia Jaluddin, S.E., (Kabid PPA), dan Yuli Indrawati (Fasilitator Pengasuhan Anak).

Plt. Kepala DP3AP2KB, dr. Haslinda, S.Ked., M.Kes. dalam pemaparannya mengatakan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Haslinda juga menyoroti pentingnya pencegahan dini terhadap pernikahan usia anak yang dapat berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan generasi muda.

“Anak-anak harus diberi ruang untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita tanpa harus kehilangan masa depannya akibat keputusan yang terlalu dini,” tegas Haslinda.

Senada Haslinda, Kabid PPA, Nurdaliah, dalam materinya menekankan pentingnya melindungi anak dari pengaruh pergaulan bebas. “Para siswa harus lebih bijak dalam memilih lingkungan pertemanan, menjaga akhlak, dan memperkuat nilai-nilai agama dan moral sebagai benteng diri dari pengaruh negatif perkembangan zaman,” tegasnya.

Tak hanya itu, Murdaliah juga mengatakan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan diri dan menjadi contoh yang baik di lingkungan sekitarnya.

Pada kesempatan yang sama, Fasilitator Pengasuhan Anak, Yuli Indrawati, yang hadir sebagai pemateri pamungkas turut memberikan edukasi tentang pentingnya pola asuh yang benar dalam membentuk karakter anak.

Baca juga  Keseruan Tak Terbendung: Penonton Kenakan Jas Hujan Plastik Warna Warni saat Konser Kangen Band di Masamba

Ia menjelaskan bahwa perhatian, kasih sayang, komunikasi yang baik, serta pendampingan orang tua menjadi faktor utama dalam tumbuh kembang anak.

“Dengan pola asuh yang tepat, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berakhlak baik, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda agar mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa tentang pentingnya menjaga hak-hak anak, mencegah kekerasan, serta membangun lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini pula, para peserta diharapkan menjadi pelopor dan pelapor dalam upaya perlindungan anak serta turut berperan aktif dalam mencegah Kekerasan terhadap Perempuan Kekerasan terhadap Anak, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang demi terwujudnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

 

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan interaktif. Para peserta tampak aktif mengikuti materi, berdiskusi, serta menyampaikan pertanyaan kepada para pemateri. (LHr)

 

Share :

Baca Juga

Luwu Utara

LSM PeMALU Desak DPRD Luwu Utara Gelar Hearing Terkait Status Izin PT Kalla Arebamma

Luwu Utara

Giat Bukan Kegiatan: Salah Kaprah Berbahasa yang Telanjur Menjamur di Media Sosial

Luwu Utara

Menempa Diri di Bawah Ketegasan Sang Pionir Luwu Utara

Luwu Utara

Temui Sesmenko Pemberdayaan Masyarakat, Bupati Luwu Utara Usulkan Pembangunan Pasar di Wilayah Terpencil

Luwu Utara

Diterima Langsung Bupati, Kangen Band Tiba di Masamba Jelang Konser HUT ke-27 Luwu Utara

Luwu Utara

Bupati Luwu Utara Serahkan Langsung Akta Kematian Almarhum Arifin Junaidi di Acara Takziah Malam Ketiga

Luwu Utara

Turunkan Tim, UPT Pariwisata Perketat Pengawasan Objek Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Ricuh RDP DPRD Luwu Utara: Reski Halim Ungkap Motif Penganiayaan Terkait Mafia Solar

Luwu Utara

Ricuh RDP DPRD Luwu Utara: Reski Halim Ungkap Motif Penganiayaan Terkait Mafia Solar