Home / Uncategorized

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Wagub Sulteng Kunjungi Langsung Pasien Asal Morut di RS Wahidin Makassar, Keluarga: Semua Pergumulan Kami Dibantu

MAKASSAR — Kabar baik datang untuk keluarga pelajar asal Desa Korompeli, Kecamatan Lembo, Morowali Utara, yang tengah menjalani perawatan di RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar setelah kehilangan mata kanan akibat terkena tembakan senapan angin.

Setelah sebelumnya keluarga kebingungan menghadapi persoalan biaya pengobatan yang disebut mencapai sekitar Rp42 juta, perhatian pemerintah akhirnya datang langsung ke rumah sakit.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido datang langsung mengunjungi pasien bersama keluarga di RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar, Jumat (14/8/2026).

Kunjungan tersebut membawa kabar yang melegakan bagi keluarga. Mereka menyampaikan bahwa seluruh pergumulan dan kesulitan yang sebelumnya dihadapi mendapat perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Keluarga pasien secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido yang telah memberikan perhatian langsung terhadap kondisi pasien.

Baca juga  BUPATI IKSAN KUKUHKAN PENGURUS DEKRANASDA MOROWALI MASA BAKTI 2025-2030

“Terima kasih karena semuanya sudah ditanggung, tadi disampaikan Ibu Wakil Gubernur Sulteng,” ujar Mastin Lamato pihak keluarga, Jumat (14/8/2026).

Sebelumnya, keluarga sempat mengaku kebingungan setelah menerima informasi mengenai kewajiban pembayaran biaya pengobatan yang mencapai sekitar Rp42 juta. Kondisi tersebut semakin berat karena keluarga juga harus menghadapi kenyataan bahwa A, siswi kelas III SMK, harus kehilangan mata kanannya akibat insiden tembakan senapan angin.

Kehadiran Wakil Gubernur Sulteng di tengah kondisi tersebut menjadi angin segar bagi keluarga. Persoalan yang sebelumnya membuat mereka khawatir tidak dapat membawa pasien pulang ke Morowali Utara kini mendapat jalan keluar.

Keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh media yang telah membantu menyuarakan kondisi mereka hingga mendapat perhatian pemerintah.

Baca juga  Polres Morowali Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di PT Tamako Graha Krida

Menurut keluarga, Wakil Gubernur Reny Lamadjido juga menyampaikan apresiasi kepada media-media yang ikut membantu menyampaikan persoalan tersebut kepada publik.

“Terima kasih juga kepada semua media yang sudah membantu. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, membalas semua kebaikannya,” ungkap keluarga.

Bagi keluarga pasien, perhatian pemerintah tersebut bukan sekadar soal penyelesaian biaya. Di tengah kenyataan pahit kehilangan mata kanan, kepedulian yang datang langsung dari pemerintah menjadi kekuatan bagi mereka untuk menghadapi proses pemulihan dan melanjutkan perjalanan pulang ke Morowali Utara.

Jumat Berkah bagi keluarga A. Setelah melewati kecemasan dan kebingungan, mereka kini bisa kembali menatap hari esok dengan harapan.(HF/ BM)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Silaturahmi Hangat, Taslim Beri Dukungan untuk Iksan-Iriane

Uncategorized

Dari Panas Api Las ke Gemerlap Kontraktor: Kisah Sukses Budi Harta Winata

Uncategorized

Sektor Pariwisata Luwu Utara Bergairah: 9.965 Wisatawan Padati Objek Wisata Selama Sepekan Libur Lebaran

Uncategorized

Wakapolda Sulteng Tegaskan Komitmen: “Saya Lebih Takut Sakiti Hati Masyarakat Dibanding Korporasi”

Uncategorized

Sagu, Solusi Ganda Lutra: Ide Konservasi DPRD Direspons Positif Tokoh Luwu Raya dengan Bukti Nyata Ekonomi

Uncategorized

Pemkab Morowali Gelar Harkitnas ke-117, Bupati Iksan Bacakan Amanat Menkomdigi RI

Uncategorized

Begini Potret Kemeriahan Malam Nuzulul Qur’an di Sekolah Rakyat Luwu Utara

Uncategorized

Bupati Iksan Dorong Percepatan Transformasi Pelayanan Kesehatan di RSUD Morowali