Home / Kutai Timur

Jumat, 22 November 2024 - 13:50 WIB

Investasi Rp2,47 Triliun di Kutai Timur, Ciptakan Lapangan Kerja

KUTIM – Realisasi investasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Triwulan III 2024 mencapai Rp2,47 triliun, menyumbang dorongan besar bagi perekonomian daerah. Angka tersebut berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yang tersebar di berbagai sektor produktif.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kutim, Darsafani, menyatakan bahwa investasi tersebut berhasil menciptakan 10.923 lapangan kerja baru. Dari jumlah tersebut, 10.920 posisi diisi oleh tenaga kerja lokal, sementara tiga lainnya berasal dari luar negeri.

Baca juga  Bupati Kutai Timur Hadiri Rakornas di Bogor

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen kami dalam menarik investor dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan kesempatan kerja,” ujar Darsafani.

Baca juga  Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kutim, Disdikbud Luncurkan Tujuh Program Prioritas untuk 2024

Ia juga mengapresiasi peran aktif Pemerintah Kabupaten Kutim dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berharap realisasi investasi di Triwulan IV 2024 dapat terus meningkat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kutim. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Pariwisata Kutai Timur Fokus pada Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif di 2024

KALIMANTAN TIMUR

2025, Kutim Siap Gaungkan Gebyar Promosi Investasi

KALIMANTAN TIMUR

Terobosan Kutim Siapkan Hilirisasi Nanas untuk Dorong Ekonomi Berbasis Masyarakat

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutai Timur Siapkan Peningkatan Kesejahteraan Kader Posyandu

KALIMANTAN TIMUR

Kutim Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Lewat Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik

KALIMANTAN TIMUR

“Magic Land” Kutai Timur: Perayaan 25 Tahun dengan Edukasi dan Kebanggaan Budaya

KALIMANTAN TIMUR

Dishub Kutim Luncurkan Tilang Elektronik untuk Tingkatkan Kepatuhan Lalu Lintas

KALIMANTAN TIMUR

Upaya Masif Dinkes Kutai Timur Menekan Kasus HIV