Home / Uncategorized

Selasa, 27 Mei 2025 - 15:37 WIB

KESBANGPOL APRESIASI TNI AL DAN BEA CUKAI ATAS PENGGAGALAN UPAYA PENYELUNDUPAN MIRAS DAN ROKOK ILEGAL DI MOROWALI

MOROWALI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menghadiri konferensi pers terkait keberhasilan TNI Angkatan Laut (AL) dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dan rokok ilegal.

Konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Danlantamal VI Makassar, Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi, SE.,M.Tr. Hanla, M.M.,M.Han, tersebut digelar di Kantor Bea Cukai Morowali kompleks Kota Mandiri Terpadu (KTM), Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (21/5/2025).

Menghadiri kegiatan, Kaban Kesbangpol melalui Sekretaris, Moh Faisal Syahadat, S.Sos.,menyampaikan apresiasi atas keberhasilan TNI AL bersama Bea Cukai yang menggagalkan upaya penyelundupan barang haram ini di Morowali.

“Kami dari Kesabngpol Morowali tentu sangat bersyukur sekali karena barang ilegal seperti ini (Miras dan rokok ilegal, red) berhasil digagalkan peredarannya, karena barang ilegal seperti ini tentu akan berdampak buruk jika sampai beredar di tengah masyarakat Morowali,” ujarnya saat di wawancara.

Baca juga  Asisten I Rizal Badudin Wakili Bupati Buka Kegiatan FGD-1 RDTR Kawasan Ulunambo dan Sekitarnya

Sementara itu saat memimpin konferensi pers, Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi menjelaskan, penanggalan peredaran barang ilegal tersebut oleh tim patroli pengamanan laut dilakukan pada, Sabtu (17/5/2025) sekitar Pukul 22.30 WITA bertempat di perairan Kabupaten Morowali.

Dia menambahkan, informasi awal didapat melalui Komandan Lanal (Danlanal) Palu bahwa, akan ada penyelundupan minuman keras menggunakan kapal perahu kayu yang masuk ke Perairan Bahodopi, Morowali.

Kemudian, menindaklanjuti informasi tersebut, Danlanal Palu memberikan perintah kepada Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Morowali dan Tim SFQR dengan menggunakan Sea Rider (SR) 300 PK melaksanakan Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan.

“Saat penggeledahan sebuah kapal perahu yang dicurigai itu, barang bukti berhasil diamankan 1.643 Botol (1.076,4 liter) MMEA impor dan 46.200 batang rokok impor tanpa pita cukai, dengan total potensi kerugian negara Rp 243,8 Juta,” jelasnya.

Baca juga  Ribuan Berkas Salah Input, NIP PPPK Paruh Waktu Terancam Molor?

“Keberhasilan ini membuktikan sinergi TNI AL dan Bea Cukai dalam pengawasan wilayah perairan berjalan efektif,” tegas Wahyudi.

Lebih lanjut, Komandan Lantamal VI juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk menekan praktik ilegal atau penyelundupan, sehingga pihaknya akan terus memperkuat patroli laut khususnya di wilayah perairan Morowali.

Hal itu menunjukan komitmen TNI AL dan Bea Cukai untuk terus bersinergi meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia, guna memastikan setiap pelaku usaha mematuhi ketentuan yang berlaku dan penerimaan negara dari sektor cukai dapat terjaga optimal.

Turut hadir pada konferensi pers tersebut, Ketua DPRD Morowali, Herdianto Marzuki, SE, Kabagops Polres Morowali, AKP Rustang, Kepala Kantor Bea Cukai Morowali, Satya Nugraha, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Palu Kolonel Laut (P) Marthinus, Kasdim 1311/Morowali Mayor Inf. Nofri Poli.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polres Morowali Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Golongan I Jenis Sabu di Desa Laroue

Uncategorized

Kerendahan Hati di Balik Riuh Proyek Raksasa: Saat Sultan Kutai Memilih “Kursi Belakang”

Uncategorized

Catat Kemajuan Strategis, PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Dampak Ekonomi dan Keberlanjutan di Kolaka

Uncategorized

Gubernur Sulsel Absen di Puncak Perayaan HPRL dan HJL 2026, Hanya Kirim Perwakilan

Uncategorized

Pemkab Morowali Rayakan Natal Bersama TNI, Polri, KORPRI, BUMN, dan BAMAG dalam Semangat Kebersamaan dan Toleransi

Uncategorized

Profil : Ilham Hamid, Sosok Birokrat Berpengalaman

Uncategorized

Perkuat Sinergi, Pemda Luwu Utara Gelar Apel dan Rakor Tanggap Darurat Bencana

Uncategorized

STIKES KAMI: Antara Prestasi dan Tanda Tanya Kepemilikan