Home / Uncategorized

Rabu, 17 September 2025 - 13:43 WIB

Senator Waris Halid Serius Perjuangkan Petani Barru yang Tiap Tahun Gagal Panen Akibat Banjir

Jakarta, Pamornews — 16 September 2025, Pimpinan Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Andi Abdul Waris Halid, SS, MM kembali menegaskan komitmennya memperjuangkan nasib petani di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Komite II bersama Kementerian Pertanian di Gedung DPD RI, Jakarta, Senin (16/9/2025).

Dalam rapat tersebut, Waris Halid menyoroti permasalahan serius yang dihadapi sekitar 500 hektare lahan persawahan di Barru, khususnya di Desa Lalabata, Pancara, Conowari, dan Balusu, Kecamatan Tanete Rilau.

Sawah produktif di wilayah itu setiap tahun terendam banjir dan menyebabkan gagal panen.

“Setiap reses saya turun langsung bertemu petani. Masalah ini sudah berulang tiap tahun, dan setelah saya telusuri ada beberapa penyebab, salah satunya drainase pembangunan jalur kereta api yang terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air ketika hujan deras. Selain itu, terjadi pendangkalan Sungai Bungi yang memperparah banjir,” tegas Waris Halid.

Baca juga  Dari Palopo Menuju Tanah Kelahiran: Perjalanan Pulang Lansia Lumpuh yang Terlantar

Menurutnya, normalisasi sungai saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan tersebut. Ia menilai solusi yang paling tepat adalah pembangunan bendungan agar banjir bisa dikendalikan dan sawah petani dapat terselamatkan.

“Petani di Barru sudah berjuang dengan sawah tipe tiga yang sangat potensial. Sayangnya, setiap musim hujan mereka selalu was-was karena ancaman banjir. Karena itu saya sudah sampaikan usulan bendungan ini ke Kementerian PUPR, dan akan terus mengawal agar masalah ini ditangani lintas sektoral, termasuk dengan pihak kereta api,” tambahnya.

Baca juga  Polres Morowali Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu di Desa Bahonsuai

Sebelumnya, isu serupa juga pernah ia bawa dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan PT KAI.

Waris Halid menegaskan, perjuangannya ini bukan semata-mata karena kedekatan daerah asal, tetapi sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPD RI dalam memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga.

“Ini fakta di lapangan, dan saya tidak ingin ada lagi petani yang kehilangan harapan setiap tahun hanya karena banjir yang sebenarnya bisa kita cegah dengan kebijakan yang tepat,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Jeritan Harga Beras di Kota Palopo:  Melampaui Batas HET, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Uncategorized

Jelang HUT Ke-129, DPRD Soroti Belanja Infrastruktur Balikpapan yang Minim

Uncategorized

Jejak Cahaya di Tana Luwu: Mengenang Dato’ Tallu, Pelopor Islamisasi Sulawesi Selatan

Uncategorized

Ribuan Berkas Salah Input, NIP PPPK Paruh Waktu Terancam Molor?

Uncategorized

Uncategorized

Pj Wali Kota Hadiri Pendampingan Penginputan PM-PK SPIP Pemkot Palopo

Uncategorized

Kegiatan Pembersihan Gegung DPRD Pasca Demonstrasi

Uncategorized

SEMINAR NASIONAL DAN TEMU TOKOH KB PII KAWASAN INDONESIA TIMUR BERLANGSUNG MERIAH, KUATKAN SEMANGAT KEBANGSAAN