LUWU, PAMORNEWS – Bupati Luwu, Patahudding, kembali menegaskan kebijakan pro-rakyatnya, yaitu memprioritaskan masyarakat lokal, khususnya warga Kecamatan Latimojong, untuk mengisi posisi pekerjaan di perusahaan tambang emas PT Masmindo Dwi Area (MDA) yang beroperasi di wilayah tersebut.

Komitmen ini diserukan dalam silaturahmi yang hangat dengan masyarakat Desa Boneposi, Kecamatan Latimojong, belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Patahudding yang didampingi Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, secara lugas menyatakan bahwa 70 persen dari total tenaga kerja di MDA dan seluruh perusahaan pendukungnya harus berasal dari masyarakat lokal Luwu.
”Penerimaan tenaga kerja di MDA dan perusahaan apa pun yang ada di dalamnya itu 70 persen masyarakat lokal. Kesepakatan kita, untuk keluarga betul-betul orang Luwu, terutama di ring satu dan ring dua,” tegas Patahudding, disambut baik oleh hadirin.
Bupati menjelaskan, kebijakan ini bukan sekadar janji, melainkan realita. Saat ini, jumlah tenaga kerja yang berasal dari desa-desa di Latimojong, seperti Boneposi dan Ranteballa, telah mencapai ratusan orang.
Meskipun demikian, ia menekankan pentingnya proses administrasi yang jelas—seperti kepemilikan KTP dan masa tinggal—untuk memastikan prioritas utama benar-benar jatuh kepada warga lokal.
Jaga Stabilitas,
Larangan Blokade Jalan
Selain fokus pada pemberdayaan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja, Patahudding juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas dan komunikasi yang baik.
Ia secara tegas meminta agar tidak ada pihak yang melakukan tindakan yang dapat menghambat aktivitas perusahaan, seperti memblokade jalan, yang pada akhirnya dapat merugikan daerah.
”Saya hadir sebagai bupati untuk melayani masyarakat Kabupaten Luwu dan memastikan kesejahteraan masyarakat Latimojong meningkat,” ujarnya, menegaskan perannya sebagai pelayan masyarakat dan penjamin investasi daerah.
Progres Infrastruktur dan Mitigasi Bencana
Dalam dialognya, Bupati turut menyampaikan kabar baik mengenai percepatan pembangunan infrastruktur di Latimojong yang sangat dinantikan. Proyek jalan lingkar Latimojong ditargetkan akan mulai rampung secara bertahap pada bulan Desember mendatang.
Selain itu, pembangunan jembatan penghubung yang krusial antara Ulusalu dan Tolajuk juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Patahudding menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ini akan berjalan beriringan dengan upaya mitigasi bencana dan perlindungan lingkungan.
”Pentingnya menjaga lingkungan sekitar tambang agar tidak terjadi kerusakan dan mengutamakan mitigasi bencana,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Patahudding mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sinergi dan mendukung proses pembangunan yang sedang berjalan di Latimojong demi kemajuan Kabupaten Luwu secara menyeluruh.
Bupati Acara silaturahmi ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, Pabung Luwu Mayor Kav. Suparman, jajaran manajemen PT Masmindo yang diwakili Direktur Tammam Janata dan Kepala Teknik Tambang Mustafa Ibrahim, serta kepala-kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.(***)











