Home / Uncategorized

Selasa, 30 September 2025 - 13:49 WIB

PEMKAB MOROWALI SOSIALISASIKAN WHISTLE BLOWING SYSTEM UNTUK PERKUAT PENGAWASAN INTERNAL  

Morowali – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui Inspektorat Daerah menggelar kegiatan sosialisasi Whistle Blowing System (WBS) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan pemerintahan pada Selasa (30/9/25).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Inspektorat Daerah dan merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Aksi Tindak Lanjut Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2024. Selain itu, sosialisasi ini juga merupakan implementasi dari Peraturan Bupati (Perbup) Morowali Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem Pengamanan Pengaduan atau Whistle Blowing System atas dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkab Morowali.

Baca juga  Selamat & Sukses Atas Pelantikan Naili dan Akhmad Syarifuddin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo

 

Sekretaris Inspektorat Daerah Morowali, Nur Alam, saat pimpin kegiatan menyampaikan bahwa sistem WBS merupakan mekanisme penting yang memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran hukum, kode etik, atau penyalahgunaan wewenang secara aman dan rahasia. Menurutnya, dengan hadirnya WBS, budaya birokrasi yang bersih dan transparan akan semakin terwujud.

“WBS ini menjadi sarana efektif untuk mencegah dan mendeteksi potensi korupsi sejak dini. Pelapor dilindungi identitasnya, dan laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional,” ujarnya.

Nur Alam berharap, dengan dilaksanakannya sosialisasi inis seluruh ASN dapat berperan aktif dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan bebas dari praktik-praktik koruptif. Implementasi WBS juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan integritas aparatur negara.

Baca juga  Bupati Iksan Resmi Buka Musda KKSS Morowali 2025

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, Fahri Rahman  yang memberikan pemahaman teknis mengenai cara kerja sistem pelaporan, alur penanganan pengaduan, serta jaminan perlindungan bagi pelapor. Para peserta diberikan simulasi langsung penggunaan platform WBS yang akan segera diimplementasikan di lingkungan Pemkab Morowali.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

BPK Temukan Potensi Kerugian Miliaran, DPRD Luwu Panggil OPD Terkait dalam RDP Besok

Uncategorized

Inovasi Bahan Makanan Bergizi dengan Kampung Sayur

Uncategorized

Pemkab Morowali Rayakan Natal Bersama TNI, Polri, KORPRI, BUMN, dan BAMAG dalam Semangat Kebersamaan dan Toleransi

Uncategorized

Menakar Kesungguhan Toraja: Rekomendasi Politik sebagai “Harga Mati” Provinsi Luwu Raya

Uncategorized

Perkuat Konsolidasi, DPD BKPRMI Luwu Utara Gelar Musyawarah Kecamatan Terpadu

Uncategorized

Safari Ramadhan Ke-II: Wali Kota Palopo Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Manfaatkan Layanan “OK Sappo”

Uncategorized

ASN Pemkot Palopo Bisa Kerja dari Rumah Jelang Nyepi dan Usai Lebaran 2026, Ini Jadwalnya