Home / Uncategorized

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 14:20 WIB

Sagu, Solusi Ganda Lutra: Ide Konservasi DPRD Direspons Positif Tokoh Luwu Raya dengan Bukti Nyata Ekonomi

MASAMBA – Inisiasi DPRD Luwu Utara (Lutra) untuk menjadikan sagu sebagai kunci konservasi sungai sekaligus penguatan ekonomi lokal mendapat sambutan hangat dari tokoh masyarakat Luwu Raya, Dr. H. Abubakar Malinta. Tokoh kelahiran Masamba ini tidak hanya mendukung, tetapi juga menyertakan bukti konkret betapa tingginya potensi ekonomi sagu.

​Gagasan ini berawal dari usulan Ketua Komisi II DPRD Lutra, Andi Sukma, yang dalam resesnya meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera memprogramkan penanaman sagu secara masif di sepanjang bantaran sungai-sungai utama, mulai dari Sungai Sabbang hingga Tanalili.

​Andi Sukma menekankan bahwa perakaran sagu yang kuat akan berfungsi sebagai “benteng alami” untuk mencegah erosi dan mengurangi risiko bencana banjir serta longsor—masalah kronis di Lutra. Di saat yang sama, sagu akan membuka peluang industri dan peningkatan kesejahteraan.

​Dukungan Penuh dan Bukti dari Lapangan

​Menanggapi usulan visioner dari legislatif tersebut, Dr. H. Abubakar Malinta, yang merupakan Warga Palopo kelahiran Masamba tahun 1945, menyatakan dukungan penuh dan mendesak DLH Lutra agar segera merealisasikannya.

Baca juga  FKJ_NUR For Palopo 2024

​”Sebagai Warga Palopo kelahiran Masamba, saya harapkan Dinas Lingkungan Hidup Lutra segera merealisasikan penanaman sagu sepanjang bantaran sungai-sungai besar di Lutra atas usulan Anggota DPRD Lutra Andi Sukma,” ujar Abubakar Malinta.

​Dukungan H. Abubakar Malinta ini semakin menguat dengan disajikannya sebuah contoh kasus nyata yang membuktikan potensi ekonomi sagu. Ia menceritakan kisah sukses di Desa Katulungan:

​”Di Desa Katulungan, bapaknya Armin S. Bhs Inggeris… punya kebun Sagu sekitar 2 ha, berhasil membiayai 3 orang anaknya menjadi Sarjana dari harga produksi sagunya.”

​Kisah ini menjadi penegas bahwa sagu bukan hanya sekadar solusi penghijauan atau pangan tradisional semata, tetapi merupakan komoditas bernilai tinggi yang mampu menopang pendidikan dan mengangkat taraf hidup keluarga petani.

Baca juga  Optimalisasi Stabilitas Harga Pangan, Pemkot Palopo Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

​Sagu: Melestarikan Lingkungan, Mencerdaskan Bangsa

​Kombinasi antara pandangan DPRD dan kesaksian tokoh masyarakat ini menciptakan narasi yang kuat: Sagu adalah solusi konservasi berbasis kearifan lokal yang terbukti memiliki daya ungkit ekonomi.

​Andi Sukma melihat potensi sagu sebagai solusi ganda untuk lingkungan dan ekonomi, sementara Dr. Abubakar Malinta memberikan dimensi yang lebih mendalam, yakni sagu sebagai penjamin masa depan pendidikan anak bangsa.

​Kini, bola panas ada di tangan DLH Luwu Utara. Dengan dukungan penuh dari legislatif dan dorongan kuat yang disertai bukti nyata dari tokoh masyarakat seperti Dr. Abubakar Malinta, harapan masyarakat Lutra terhadap program sagu ini semakin besar.

​Jika terwujud, program penanaman sagu ini akan menjadi ikon baru Luwu Utara—simbol integrasi antara pelestarian lingkungan, kemandirian ekonomi, dan warisan budaya yang mampu bertahan menghadapi tantangan modern.(***)

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Tembus Dua Babak Final Sekaligus, Pelatih Pelangi Volly Ball Club Luwu Utara Puji Mental Juara Pemain

Uncategorized

Pemkab Morowali Dorong Penguatan Posyandu Terpadu Melalui Rakor Tim Pembina

Uncategorized

Sesuai Permendagri 23/2024, Jabatan Direksi Perumda TM Palopo Hanya Patut Diisi Satu Orang

Uncategorized

Bupati Morowali Serahkan Bantuan Sambungan Listrik untuk 26 KK di Dusun Bahombelu, Wujud Pemerataan Pembangunan 

Uncategorized

Akses Jalan Rusak Menuju TPI Palopo Dikeluhkan Warga, Retribusi Malah Naik 
DPRD Palopo Bersama Pemkot Palopo Sepakati RAPBD 2025

Uncategorized

DPRD Palopo Bersama Pemkot Palopo Sepakati RAPBD 2025

Uncategorized

Jebakan Terminologi ‘Air Pegunungan’: Kontroversi Sumber Air AQUA yang Terkuak Lewat Sumur Bor
Sehari Pasca-Iduladha 1447 H, Makam Datuk Pattimang Dipadati Peziarah dari Berbagai Daerah

Uncategorized

Sehari Pasca-Iduladha 1447 H, Makam Datuk Pattimang Dipadati Peziarah dari Berbagai Daerah