Home / Luwu Utara

Senin, 23 Maret 2026 - 15:29 WIB

Menjemput Berkah di Tana Pao: Ikhtiar Lintas Generasi Menjaga Marwah Petta Pao

Oleh : Baso Akhmad ​

MALANGKE BARAT — Aroma tanah basah dan sisa kekhusyukan Shalat Id masih terasa di udara saat rombongan besar keluarga kami bergerak menuju sebuah situs yang tak sekadar gundukan tanah dan nisan.

Bagi banyak orang, ini mungkin hanya situs sejarah di Luwu Utara. Namun bagi keluarga kami, perjalanan ke Desa Pao di Kecamatan Malangke Barat ini adalah perjalanan “pulang” untuk menjemput jati diri. ​Ziarah tahun ini terasa begitu khidmat.

Kami hadir menemani istri mendiang H. Arif, bersama anak-anak, menantu, cucu, hingga cicit almarhum. Kehadiran empat generasi ini menjadi bukti nyata bahwa meski H. Arif telah berpulang, semangat beliau untuk menjaga tautan darah dengan leluhur Petta Pao tetap menyala di hati keturunannya. ​Simpul Darah yang Tak Terputus ​Ziarah pasca-lebaran sudah menjadi denyut nadi bagi keluarga.

Ada ikatan batin yang kuat saat melangkah masuk ke kompleks makam ini. Almarhum H. Arif semasa hidupnya dikenal sebagai salah satu pemegang trah langsung dari Petta Pao. Kini, tugas menjaga marwah itu berpindah ke pundak anak cucunya. ​

Baca juga  Badan Kesbangpol Luwu Utara Matangkan Seleksi Paskibraka 2026, Tekankan Profesionalitas dan Transparansi

Melihat para cicit yang masih belia ikut bersimpuh di depan makam sang leluhur, seolah ada estafet nilai yang sedang diserahkan—bahwa mereka adalah bagian dari sejarah besar Tana Luwu. ​Pancai Pao: Sang Penjaga Marwah di Era Transisi ​Siapa sebenarnya sosok yang diziarahi ini? Andi Lapattimanjawari atau Petta Pao, hidup di masa transisi besar Tana Luwu.

Beliau adalah putra dari pasangan Datu Luwu ke-13, Datu Maoge, dan Datu Luwu ke-14, Datu We Tenri Rawe. . ​Posisinya sangat sentral. Sebagai saudara kandung dari La Pattiware Daeng Parabbung (Datu Luwu pertama yang memeluk Islam pada 1605), Petta Pao adalah pilar pendukung utama saat Islam mulai bersenyawa dengan adat.

​Gelar Pancai Pao yang disandangnya bukanlah sekadar hiasan.

Dalam struktur Ade’ Duapulo (Adat Dua Puluh) Kedatuan Luwu, jabatan Pabbicara Adat Pancai Pao adalah posisi strategis sebagai penengah yang memastikan hukum adat tetap tegak selaras dengan syariat Islam.

Peran harmoni inilah yang hingga kini terus dikagumi. ​Situs Sakral: Antara Sejarah dan Legenda ​Lokasi makam Petta Pao berada dalam satu garis spiritual yang berdekatan dengan kompleks makam Datuk Sulaiman (Datuk Pattimang).

Baca juga  Tingkatkan Kompetensi Administrasi, Penyuluh Pertanian Kecamatan Sukamaju Ikuti Sosialisasi SKP Kementan Terbaru

Kedekatan fisik kedua makam ini seolah berbicara bahwa di Luwu, adat dan agama adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. ​Tak jauh dari nisan beliau, terdapat Sumur Petta Pao.

Masyarakat setempat meyakini sumur ini memiliki karamah tersendiri karena tidak pernah kering meski didera kemarau panjang. Airnya yang tenang menjadi simbol kejernihan hati sang tokoh yang kisah kematiannya melegenda sebagai sosok yang teguh menjaga kehormatan (Siri’).

​Warisan untuk Anak Cucu ​Meski pusat pemerintahan Kedatuan Luwu telah lama berpindah ke Palopo, magisnya tanah Pao tetap terasa kuat. Bagi istri almarhum H. Arif dan seluruh keturunannya, Lebaran adalah momen untuk kembali ke titik nol.

​Melalui ziarah lintas generasi ini, kami memastikan bahwa nilai-nilai luhur dan keteguhan prinsip Petta Pao tidak hanya berhenti pada lembaran sejarah atau batu nisan. Di Tana Malangke ini, kami menjemput berkah, memastikan cicit-cicit almarhum H. Arif paham bahwa dalam darah mereka mengalir semangat para penjaga martabat Tana Luwu.(*)

Share :

Baca Juga

Luwu Utara

Turnamen Bola Voli SMANSA Lutra Vol. I Resmi Dibuka, Diikuti 46 Peserta se-Tana Luwu, Toraja, dan Wajo

Luwu Utara

Buah Dedikasi Penyuluh Pertanian, Sang Putra Tembus Perguruan Tinggi Terkemuka di Indonesia Timur

Luwu Utara

Sentuhan Motivasi Kepala MTs DDI Masamba, Siswa Siap Hadapi TKA dengan Percaya Diri

Luwu Utara

MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Bupati Luwu Utara: Momentum Membumikan Al Qur’an

Luwu Utara

Telusuri Jejak Sejarah Islam Tana Luwu, 78 Mahasiswa UNM Sambangi Makam Datuk Pattimang

Luwu Utara

Akselerasi PAD, Bapenda Lutra Distribusi Dokumen Pajak di Sabbang Selatan dan Baebunta Selatan

Luwu Utara

Momentum Idulfitri: Mantan Bupati Lutra Kunjungi Kediaman Dinas Andi Abdullah Rahim

Luwu Utara

SMAN 1 Luwu Utara Sabet Juara Umum Turnamen Bola Voli SMANSA Lutra 2026