Home / Uncategorized

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:36 WIB

Balikpapan Menuju Smart City: Integrasi 104 Layanan Digital dan Penguatan Jaminan Sosial

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan semakin serius mengukuhkan diri sebagai Smart City.

Melalui transformasi digital yang masif di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkot menargetkan pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan akuntabel bagi seluruh warga.

​Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa esensi Smart City di Balikpapan bukan sekadar tren teknologi, melainkan solusi nyata untuk mempermudah urusan masyarakat tanpa harus bertatap muka langsung.

​Digitalisasi Layanan Publik

​Salah satu pencapaian signifikan dalam transformasi ini adalah integrasi sistem perizinan. Saat ini, terdapat 104 jenis perizinan yang sudah dialihkan ke sistem online.

​”Pelayanan publik kini tidak lagi harus datang langsung ke kantor, cukup melalui sistem online yang telah kita siapkan. Ini adalah upaya kita menghadirkan efisiensi di setiap OPD,” ujar Bagus Susetyo dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).

Baca juga  Menanti Titik Terang di Luwu Tengah

​Komitmen Jaminan Sosial dan Pendidikan

​Selain kecanggihan teknologi, Pemkot Balikpapan tetap memprioritaskan program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Beberapa program unggulan yang terus berlanjut antara lain:

​Kesehatan Gratis: Pemberian BPJS Kesehatan Kelas 3 secara gratis bagi warga yang telah berjalan selama lima tahun terakhir.

​Pendidikan Terjangkau: Distribusi seragam gratis untuk siswa tingkat PAUD, SD, hingga SMP, serta penyediaan berbagai skema beasiswa.

​Menurut Bagus, program-program ini merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan kualitas hidup dan daya saing generasi mendatang di Kota Minyak.

Baca juga  Wabup Iriane Iliyas Buka Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural JPT Pratama Morowali 2025

​Menghadapi Tantangan Kota

​Meski progres digitalisasi berjalan pesat, Pemkot mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait infrastruktur dasar.

Bagus memaparkan dua fokus utama untuk beberapa tahun ke depan:

​Pengendalian Banjir: Implementasi master plan pengendalian banjir secara sistematis.

​Air Bersih: Program optimalisasi layanan air bersih yang ditargetkan rampung dalam 3 hingga 4 tahun mendatang.

​Pesan untuk Masyarakat

​Menutup pernyataannya, Bagus Susetyo mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas kota, terlebih Balikpapan merupakan rumah bagi berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

​”Pembangunan akan berjalan baik jika didukung masyarakat yang peduli, menjaga lingkungan, dan saling menghormati. Kota ini milik bersama,” pungkasnya.(***)

 

(sumber:info Balikpapan )

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Aspar Pimpin Rakor Perdana, Tekan Akselerasi Program Strategis Ekonomi Pembangunan

Uncategorized

Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

Bupati Iksan dan Wabup Iriane Iliyas Halal Bihalal di Kecamatan Wita Ponda

Uncategorized

Gedor Potensi Wisata, Bupati Luwu Utara Ajak Wamenpar Ni Luh Puspa ke Permandian Air Panas Pincara

Uncategorized

Asisten III Afridin Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja OPD pada Apel Pagi Pemkab Morowali

Uncategorized

IPMIL Raya Balikpapan Soroti Ancaman “Pasal Karet” KUHP Baru dalam Diskusi SOTOMI

Uncategorized

Mulai 1 Oktober AirAsia Buka Route Surabaya – Balikpapan

Uncategorized

Jalan Lingkar Palopo: Dari Aspal ke Bakau, Oase Baru di Pesisir yang Diselimuti Isu Klaim Lahan