Home / Uncategorized

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:49 WIB

Bukan Hanya Pertanian, 6 Sektor Ini Jadi Kunci Melejitnya Ekonomi Luwu Utara ke Angka 6,17%

​MASAMBA – Kabupaten Luwu Utara mencatatkan performa ekonomi yang impresif. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis akhir Februari lalu, pertumbuhan ekonomi di daerah berjuluk Bumi La Maranginang ini melesat hingga 6,17%.

​Capaian ini menempatkan Luwu Utara sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ke-6 di Provinsi Sulawesi Selatan. Menariknya, pertumbuhan ini tidak lagi hanya bertumpu pada sektor tradisional, melainkan didorong oleh diversifikasi di enam sektor strategis yang tumbuh sangat pesat.
​Jasa Keuangan dan Konstruksi Jadi Motor Utama

​Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi tampil sebagai primadona dengan pertumbuhan fantastis mencapai 16,41%. Lonjakan ini ditengarai berkat meningkatnya literasi keuangan masyarakat serta kemudahan akses modal bagi para pelaku usaha.

​Asisten Ekonomi dan Pembangunan Luwu Utara, Aspar, mengungkapkan bahwa salah satu pemicu utama sektor ini adalah lonjakan tabungan masyarakat di perbankan lokal yang mencapai 54,10%—angka tertinggi di Sulawesi Selatan.

Baca juga  Training Center STQH XXIII, Palopo Siapkan Peserta

​“Peningkatan tabungan masyarakat adalah faktor pendukung utama. Perbankan berfungsi sebagai perantara yang menghimpun dana dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit atau investasi produktif,” jelas Aspar di Masamba baru-baru ini.

​Menyusul di posisi kedua, sektor Konstruksi mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,47%. Angka ini mencerminkan masifnya pembangunan infrastruktur, baik oleh pemerintah maupun swasta, yang efektif menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan roda ekonomi daerah.
​Konektivitas dan Geliat Sektor Lainnya

​Sektor Transportasi dan Pergudangan juga menunjukkan tajinya dengan tumbuh sebesar 9,52%. Hal ini sejalan dengan meningkatnya konektivitas antarwilayah yang memudahkan distribusi komoditas unggulan daerah. Di sisi lain, sektor Pertambangan dan Penggalian turut memberi sumbangsih nyata dengan pertumbuhan sebesar 8,91%.

Baca juga  Bupati dan Wabup Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-26 Kabupaten Morowali

​Geliat ekonomi juga terasa kuat di sektor hilir. Sektor Perdagangan tercatat tumbuh 5,83%, sementara sektor Penyedia Akomodasi, Makan, dan Minum tumbuh di angka 5,67%.
Pertumbuhan di bidang kuliner dan penginapan ini menjadi sinyal positif bahwa sektor pariwisata serta gaya hidup masyarakat kembali bergairah.

​Menuju Ekonomi yang Inklusif​Keberhasilan pertumbuhan yang tersebar di berbagai lini ini menunjukkan bahwa ekonomi Luwu Utara mulai terdiversifikasi dengan baik dan tidak hanya bergantung pada satu aspek saja.

​Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kini fokus menjaga iklim investasi dan mendukung kemudahan berusaha. Tujuannya agar tren pertumbuhan yang kuat ini tetap stabil dan manfaatnya dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat. (LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Uang Rakyat Rp22 Miliar Terbuang di Pilkada Palopo, Siapa Tersangkanya?

Uncategorized

Polresta Palu Gagalkan Peredaran 2 Kg Sabu, Pelaku Dibekuk Usai Aksi Pembuntutan

Uncategorized

Pemkab Morowali Jamu Makan Siang Pangdam XXIII/Palaka Wira

Uncategorized

Ironi Pendidikan di Palopo: Belajar Berdesakan di Gudang, Ruang Kelas Rusak Ditelan Rayap

Uncategorized

Modernisasi Pertanian: Pemda Luwu Utara Gandeng Krakatau Steel Pasok Alat Berkualitas

Uncategorized

Putusan MK Akhiri Sengketa Pilwalkot Palopo

Uncategorized

Pasar Tedong Bolu:  Jantung Budaya Toraja, Tempat Kerbau Bernilai Miliaran Rupiah

Uncategorized

Tinjau Produksi Sagu Tondo Alla, Hj. Naili Trisal Berkomitmen Kembangkan Komoditas Lokal