Home / Morowali

Sabtu, 26 April 2025 - 14:24 WIB

Bupati Iksan Jadi Penengah Diskusi Antara Warga Matarape dan PT KPI

MOROWALI — Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menghadiri forum diskusi antara masyarakat Desa Matarape dan PT Kacci Purnama Indah (KPI). Dalam forum tersebut, Iksan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir sebagai penengah dalam pembahasan tuntutan yang disampaikan warga.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam di Kecamatan Kepulauan Sombori itu menghasilkan sinyal positif dari kedua belah pihak. Ini merupakan kali kedua Iksan memediasi diskusi antara masyarakat dan perusahaan, setelah sebelumnya berhasil menyelesaikan konflik antara Forum Ambunu Bersatu (Forbes) dan PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG).

“Alhamdulillah, dari hasil diskusi, kita sudah menemukan titik temu dan pertemuan ini direspons dengan baik oleh kedua pihak. Kita sudah mendapatkan solusi-solusi atas tuntutan warga,” ujar Iksan, Jumat (25/4).

Ia menegaskan, pemerintah daerah selalu siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di Morowali. Menurut dia, dengan dialog yang baik, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan damai.

Baca juga  PEMKAB MOROWALI GELAR MUSRENBANG RKPD 2026: MENUJU PEMERINTAHAN BERSIH DAN MELAYANI

“Harapan kami, masyarakat dan perusahaan selalu mau berdiskusi. Pemerintah daerah terbuka untuk memfasilitasi demi membuahkan hasil yang memuaskan bagi semua pihak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iksan mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang harmonis. Ia menilai kemajuan daerah sangat bergantung pada kolaborasi erat antara masyarakat dan dunia usaha

“Menjaga hubungan baik itu penting, baik dari sisi masyarakat maupun perusahaannya. Pesan saya, kedua pihak harus terus bergandeng tangan demi kemajuan Morowali yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Adapun berikut 16 tuntutan masyarakat Desa Matarape kepada PT KPI:

1. Tali asih sebesar Rp20 juta per tongkang.

2. Penyelesaian lahan masyarakat yang berada di dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT KPI serta lahan masyarakat yang berada di jalan hauling yang melebihi lebar 20 meter sebagaimana kesepakatan dengan PT KPI.

Baca juga  BUPATI IKSAN RESMI BUKA MUSRENBANG RKPD KABUPATEN MOROWALI TAHUN 2026

3. Perekrutan karyawan untuk posisi skill maupun non-skill.

4. Pengadaan dan pekerjaan air bersih.

5. Realisasi beasiswa bulanan bagi mahasiswa.

6. Pemberian kompensasi dampak debu bagi pemilik lahan produktif.

7. Pemberian kompensasi dampak debu secara umum.

8. Penanggulangan bencana alam.

9. Pemberian izin bagi warga untuk melintas di jalan hauling.

10. Pembuatan talud di Pantai Desa Matarape.

11. Pembenahan jembatan di sekitar sumber air bersih.

12. Pembenahan jetty dan stockpile.

13. Komitmen PT KPI untuk tidak memperluas wilayah jetty.

14. Pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan dengan perusahaan lokal.

15. Pemberian ruang bagi masyarakat lokal sebagai pemasok kebutuhan perusahaan.

16. Pemberian insentif kepada pemerintah desa, BPD, pegawai masjid, tokoh adat, dan pembantu adat.

Share :

Baca Juga

Puncak HUT KORPRI ke-53 di Rujab Gubernur Provinsi Sulsel

Morowali

Puncak HUT KORPRI ke-53 di Rujab Gubernur Provinsi Sulsel
Penuh Optimisme! Beasiswa Rp12 Juta/Tahun Buka Peluang Kuliah Lebih Tinggi

Morowali

Penuh Optimisme! Beasiswa Rp12 Juta/Tahun Buka Peluang Kuliah Lebih Tinggi
Polres Morowali Gelar Apel Tiga Pilar untuk Pengamanan Tahapan Pilkada Morowali 2024

Morowali

Polres Morowali Gelar Apel Tiga Pilar untuk Pengamanan Tahapan Pilkada Morowali 2024

Morowali

Tangis Haru Iringi Keberangkatan Jemaah Haji Morowali

Morowali

Bupati Iksan Baharudin Abd Rauf Lepas 104 Calon Jamaah Haji Morowali Tahun 2026

Morowali

PEMKAB MOROWALI GELAR MUSRENBANG RKPD 2026: MENUJU PEMERINTAHAN BERSIH DAN MELAYANI

Morowali

Listrik di Menui Tak Kunjung Stabil, Iksan Ambil Langkah Tegas

Morowali

Jelang Musda, DPD II Golkar Mulai Buka Pendaftaran Calon Ketua