Home / Uncategorized

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:53 WIB

Dari Dek Kapal ke Kursi Parlemen: Pelayaran Hidup “Sang Kapten” UBAS

PAMORNEWS — ​BAGI sebagian besar masyarakat di Luwu Raya, nama Andi Unru Baso atau yang akrab disapa UBAS, mungkin kini dikenal sebagai peraih suara terbanyak Gerindra di Dapil Sulsel III.
Namun, di balik setelan jas parlemennya, tersimpan cerita tentang seorang pelaut tangguh yang pernah menaklukkan ganasnya samudra sebelum akhirnya memutuskan untuk “berlabuh” di dunia politik.
​Menaklukkan Gelombang Samudra
​Gelar “Capt.” dan “M.Mar” di depan namanya bukan sekadar hiasan. Gelar itu adalah saksi bisu perjuangannya selama bertahun-tahun di tengah laut. UBAS memulai kariernya dari bawah, bekerja di kapal-kapal internasional, hingga mencapai posisi puncak sebagai Nakhoda (Master).
​Dunia pelayaran membentuk karakternya menjadi sosok yang disiplin, berani mengambil risiko, dan terbiasa mengambil keputusan krusial di bawah tekanan badai.
Baginya, memimpin sebuah kapal besar di tengah samudra memiliki filosofi yang sama dengan memimpin masyarakat: harus ada kompas moral yang jelas agar tidak tersesat.
​Jejak Debu di Jalur “Extreme”
​Jika Anda melihat rombongan motor trail menerjang jalur berlumpur di pedalaman Luwu, kemungkinan besar Anda akan menemukan UBAS di sana.
Melalui komunitas UBAS Extreme, ia menyalurkan hobinya sebagai petualang.
​Namun, bagi UBAS, trabas bukan sekadar hobi otomotif. Jalur-jalur sulit yang ia lalui adalah caranya untuk menjangkau desa-desa terpencil yang jarang tersentuh kendaraan biasa.
Di atas motor trail itulah, ia seringkali berhenti untuk mendengar keluh kesah warga di pelosok, sebuah kedekatan organik yang kemudian menjadi modal sosialnya dalam berpolitik.
​”Wija To Luwu” yang Pulang Kampung
​Meski telah sukses sebagai pengusaha di luar daerah, panggilan darah sebagai putra daerah Luwu tetap kuat.
Keputusannya terjun ke politik bukan karena haus jabatan, melainkan bentuk pengabdian kepada tanah kelahirannya (Wija To Luwu).
​Ia membawa semangat baru: bahwa anak muda dari daerah bisa bersaing di tingkat nasional tanpa kehilangan jati dirinya.
Kesuksesannya meraup lebih dari 88 ribu suara adalah bukti bahwa masyarakat melihat sosoknya bukan sebagai politisi kaku, melainkan sebagai “saudara” yang bisa diajak berdiskusi sambil ngopi atau bertemu di jalur pendakian.
​ Berlabuh di Senayan
​Kini, “Sang Kapten” telah resmi bertugas di DPR RI. Kapal yang ia nahkodai sekarang adalah aspirasi rakyat Sulawesi Selatan.
Tantangannya bukan lagi gelombang air laut, melainkan dinamika kebijakan di ibu kota.
​Dengan latar belakang sebagai praktisi maritim, UBAS membawa harapan besar bagi pengembangan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat pesisir serta pedalaman di Luwu Raya.
Baginya, amanah rakyat adalah “kargo” paling berharga yang harus ia kawal hingga selamat sampai ke tujuan.
UBAS adalah perpaduan unik antara ketegasan seorang pelaut, keberanian seorang off-roader, dan empati seorang putra daerah. Ia membuktikan bahwa politik bisa dijalani dengan cara yang lebih manusiawi dan penuh petualangan.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemkab Morowali Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025

Uncategorized

Memperkuat Merek Kolektif KMP Jadi Senjata Baru Koperasi Naik Kelas

Uncategorized

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi (Darwis,SE)

Uncategorized

Hijaukan Bumi, BPJS Ketenagakerjaan Luwu Utara Tanam Pohon di Area Wisata Air Panas Pincara

Uncategorized

Pengamanan Jumat Agung dan Hari Paskah, Polres Morowali Laksanakan Pengamanan di 45 Gereja

Uncategorized

Pilkada Sulawesi Tengah: Tiga Pasangan Calon yang Diprediksi Bertarung

Uncategorized

Di Tengah Pemangkasan Anggaran, Gubernur Sulteng Fokus Pengentasan Kemiskinan
Wabup Morowali Iriane Iliyas Pimpin Rapat, Bahas kerjasama pendidikan lanjutan bagi ASN dengan Fakultas Pertanian Untad

Uncategorized

Wabup Morowali Iriane Iliyas Pimpin Rapat, Bahas kerjasama pendidikan lanjutan bagi ASN dengan Fakultas Pertanian Untad