Home / Uncategorized

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Dinkes Sulteng dan Pemkab Morowali Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Melalui GERMAS

Bungku – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali menggelar kegiatan Peningkatan dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat sebagai upaya memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), di Aula Hotel Metro Morowali, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Morowali melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Morowali, Afridin, S.H., M.S.A., ini bertujuan meningkatkan koordinasi, pembinaan, dan monitoring pembudayaan hidup sehat pada berbagai tatanan masyarakat.

Dalam laporannya, Penyuluh Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Noviani, menjelaskan bahwa pembudayaan hidup sehat difokuskan pada lima tatanan, yakni rumah tangga, institusi pendidikan, tempat kerja termasuk kawasan industri, fasilitas pelayanan kesehatan, serta tempat-tempat umum.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017, Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 11 Tahun 2021, serta Peraturan Bupati Morowali Nomor 12 Tahun 2022 tentang GERMAS.

Baca juga  Membidik Ketaatan: Kenapa Usaha Biliar di Palopo Kini Jadi Sorotan Utama DPMPTSP

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan efektivitas pembinaan dan sistem monitoring pembudayaan hidup sehat pada berbagai tatanan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian indikator program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Noviani.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, menegaskan bahwa penerapan pola hidup sehat merupakan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Jumiati juga mendorong setiap perangkat daerah untuk mendukung implementasi GERMAS melalui program dan penganggaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, GERMAS bukan sekadar kegiatan sosialisasi, tetapi gerakan lintas sektor yang harus diwujudkan melalui kolaborasi, edukasi, promosi kesehatan, penyediaan layanan kesehatan, serta pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki setiap instansi.

Baca juga  Direksi PERUMDA TM Palopo Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 Hijriah

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Askia, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan GERMAS.

Menurutnya, gerakan tersebut berfokus pada peningkatan aktivitas fisik, konsumsi pangan sehat dan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan deteksi dini penyakit, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, Tim Penggerak PKK, rumah sakit, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Morowali. Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi lintas sektor dalam membudayakan hidup sehat semakin kuat sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Morowali.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kompas Sukses Gelar THR Culinary Zone 2026, Bupati Morowali Beri Apresiasi

Uncategorized

Stunting Jadi Prioritas, Wabup Morowali Iriane Pimpin Koordinasi Strategis Bersama OPD dan Camat

Uncategorized

SEJARAH AWAL TERBENTUKNYA ANA’ TELLUE (MALOLO LOMPO) KEDATUAN LUWU

Uncategorized

Pemerintah Cairkan THR Rp55 Triliun Mulai Senin Depan

Uncategorized

Polresta Balikpapan Gencarkan Program ‘Police Go To School’ di SMPN 3, Perkuat Benteng Cegah Kenakalan Remaja

Uncategorized

“Ngopi Pemilu” ala KPU Palopo: Edukasi Demokrasi Lewat Konten Podcast Internal

Uncategorized

Rakor Penyelenggaraan Statistik Sektoral

Uncategorized

Dari Bungku Barat, Bupati Morowali Iksan Suarakan Pembangunan Kolaboratif dan Pro-Rakyat