Home / Uncategorized

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:04 WIB

Jangan Sampai Sekadar Ganti Status, Sejahtera Harus Jadi Fokus Utama

[​Pemekaran Luwu Raya]

​MAKASSAR – Momentum Sabtu sore menjadi ruang diskusi bernas mengenai masa depan Luwu Raya.

Bertempat di tengah suasana santai namun penuh gagasan, di salah satu rumah kopi, akademisi sekaligus ekonom senior, Abdul Madjid Sallatu (AMS), membagikan pandangan kritisnya terkait rencana pembentukan Provinsi Luwu Raya.

​Sebagai sosok mantan birokrat yang kenyang pengalaman di bidang pembangunan kewilayahan, Kanda AMS—sapaan akrabnya—menekankan bahwa semangat pemekaran tidak boleh hanya berhenti pada euforia administratif.

Ia mewanti-wanti agar Luwu Raya belajar dari rapor merah sejumlah daerah pemekaran lain yang justru gagal berkembang setelah berpisah dari induknya.

Baca juga  Wabup Iriane Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

​Poin Kunci Diskusi:

​Esensi Kesejahteraan:

AMS menegaskan bahwa indikator keberhasilan sebuah provinsi baru bukanlah pada kemegahan gedung kantor gubernur, melainkan pada meningkatnya level kesejahteraan rakyat.

​Misi Pelayanan Publik: Tujuan hakiki

pemekaran adalah memperpendek jarak pelayanan pemerintahan dan memastikan pembangunan tidak lagi tersentralisasi.

​Perencanaan Berbasis Data: Luwu Raya membutuhkan blue print atau peta jalan pembangunan yang komprehensif dan didukung oleh data akurat agar tidak salah arah sejak awal berdiri.

Baca juga  INFORMASI HARI LIBUR NASIONAL DAN PELAYANAN PERUMDA TIRTA MANGKALUKU KOTA PALOPO

​”Bagian terpenting dari pemekaran wilayah adalah apakah setelah mekar, Luwu Raya bisa meningkatkan kesejahteraan rakyatnya sendiri atau malah sebaliknya,” tegas AMS dalam diskusi tersebut.

​Insight berharga ini menjadi pengingat bagi para pejuang Provinsi Luwu Raya bahwa perjuangan sesungguhnya justru dimulai saat status provinsi tersebut berhasil diraih.

Perencanaan yang matang adalah kunci agar harapan warga Luwu Raya untuk hidup lebih baik dapat benar-benar terwujud, bukan sekadar janji politik di atas kertas.(***)

sumber: Asri Tadda

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Palopo

Uncategorized

HA Rachmansyah Ismail-Harsono Lamusa Mendapatkan No Urut 4

Uncategorized

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Uncategorized

Sidak RSUD Malam-Malam, Bupati Iksan Fokus Perbaikan Fasilitas

Uncategorized

Pemkab Morowali Jamu Makan Siang Pangdam XXIII/Palaka Wira

Uncategorized

Luwu Raya di Persimpangan Jalan: Sandera Oligarki atau Terbentur Moratorium Pusat?

Uncategorized

Sinergi Tanpa Sekat: Andi Zulkarnaen, Sosok Humble yang Jadi “Sahabat” Wartawan di Kominfo Luwu Utara

Uncategorized

Tahun Ini Kota Palopo Tanpa Safari Ramadan ?