Home / Uncategorized

Jumat, 10 Oktober 2025 - 20:47 WIB

Kunjungan Wadirut Bulog di Luwu Utara: Sinyal Kuat Pembangunan Sentra Pangan Modern di Mappedeceng

LUWU UTARA, PAMORNEWS – Komitmen untuk menjadikan Luwu Utara sebagai salah satu lumbung pangan modern di luar Jawa semakin nyata.

Hal ini dipertegas dengan kunjungan kerja Wakil Direktur Utama Perum Bulog RI, Mayjen (Purn) Dr. Marga Taufik, SH, MH, yang secara langsung memantau rencana lokasi pembangunan fasilitas Bulog di Kecamatan Mappedeceng.

​Dalam kunjungan tersebut, Dr. Marga Taufik didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Luwu Utara, H. Akram Risa, S.Pd., M.Si., yang menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat (melalui BUMN) dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

​Mappedeceng, Titik Baru Infrastruktur Pangan

​Kunjungan ini berfokus pada rencana pembangunan fasilitas yang sangat vital, yakni Sentra Penggilingan Padi (SPP) Modern atau Modern Rice Milling Plant (MRMP). Meskipun rencana serupa di lokasi lain di Luwu Utara sempat tertunda, kehadiran Wadirut Bulog di Mappedeceng ini memberikan harapan baru bagi petani.

Baca juga  Membangun Kota Jasa: Dari ‘Bad News’ Menuju ‘Good News’ di Kota Idaman

​Fasilitas modern ini bertujuan untuk mengatasi masalah klasik petani di daerah penghasil gabah: minimnya fasilitas pengeringan dan penggilingan yang memadai. Selama ini, banyak gabah petani terpaksa dijual ke luar daerah karena keterbatasan sarana pascapanen, yang berdampak pada rendahnya nilai jual.

​Menurut rencana strategis Bulog, pembangunan fasilitas ini akan dilengkapi dengan teknologi mutakhir:

​Dryer berkapasitas besar untuk pengeringan.

​Rice Milling Unit (RMU) modern untuk penggilingan dengan kualitas beras yang lebih tinggi.

​Silo dan Gudang Penyimpanan yang besar untuk menampung Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

​”Tugas Bulog di Luwu saat ini masih terhambat minimnya fasilitas. Dengan pabrik modern ini, kami ingin memastikan gabah petani langsung diserap dan diolah di Luwu Utara, memberikan nilai tambah, dan menjadikan Luwu sebagai tulang punggung CBP di kawasan timur,” ujar Dr. Marga Taufik dalam berbagai kesempatan terkait proyek ini.

Baca juga  Langkah Bersejarah: Pemkab dan DPRD Luwu Resmi Sepakati Pembentukan Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya

​Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

​Pendampingan oleh Asisten I Pemkab Luwu Utara, Akram Risa, menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah terhadap program ini.

​”Kehadiran fasilitas Bulog di Mappedeceng ini adalah langkah strategis yang sejalan dengan visi Luwu Utara. Kami memastikan semua proses, mulai dari penyediaan lahan hingga perizinan, berjalan lancar karena proyek ini akan memberikan manfaat maksimal bagi petani dan stabilitas harga beras di pasaran,” jelas Akram Risa.

​Kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengelolaan pertanian terpadu yang berbasis teknologi dan efisiensi, sekaligus memberi jaminan bagi petani lokal bahwa hasil panen mereka akan memiliki pasar yang pasti dengan harga yang stabil, tidak lagi harus bergantung pada pedagang luar daerah.

​Dengan adanya Dolog Bulog Modern di Kecamatan Mappedeceng, Luwu Utara diproyeksikan akan segera dikenal bukan hanya sebagai daerah penghasil gabah, tetapi sebagai pusat agribisnis modern yang mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

FKJ_NUR For Palopo 2024

Uncategorized

Evaluasi Triwulan I dan II, Pemkab Morowali Komitmen Percepat Kinerja dan Penyerapan Anggaran

Uncategorized

Syarkawi Hamid Gelar Pertanggungjawaban Politis di Wisata Ujung Suso

Uncategorized

Loyalitas yang Tergadaikan; Refleksi Brutus dan G 30 S/PKI

Uncategorized

Pemkab Morowali Bentuk TRC-PB Multisektor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 

Uncategorized

Kapolsek Bahodopi Sebut Foto Uang dan Sabu 2 Kg di Media Sosial adalah Hoax

Uncategorized

Morowali Cocok Dipimpin Sosok Ini

Uncategorized

Bupati Luwu Utara Tinjau Calon Siswa Sekolah Rakyat di Sabbang Selatan