Home / Uncategorized

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:34 WIB

Libur Lebaran, Kompleks Makam Datuk Patimang Luwu Utara Ramai Dikunjungi Peziarah dari Luar Daerah

MALANGKE – Memasuki H+2 libur Lebaran, Kompleks Makam Datuk Pattimang yang berlokasi di Desa Pattimang, Kecamatan Malangke, Luwu Utara, terpantau ramai dikunjungi para peziarah.

Menariknya, para peziarah ini tidak hanya datang dari warga lokal saja, melainkan didominasi oleh peziarah atau pengunjung dari luar daerah Luwu Utara, seperti dari Parepare dan Luwu Timur.

Hal ini diungkap oleh petugas objek daya tarik wisata (ODTW) Kompleks Makam Datuk Pattimang, Mastar, saat mendampingi para peziarah tersebut pada Senin (23/3/2026), di Desa Pattimang.

Situs religi ini menjadi bukti nyata sejarah masuknya ajaran agama Islam di wilayah Tana Luwu, sehingga menjadi magnet wisata religi tersendiri pada setiap momentum hari raya Idulfitri tiba.

Baca juga  Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air

Banyak pengunjung datang dengan niat berziarah, sekaligus menikmati wisata religi bersama para keluarga. Karena terdapat juga makam La Pattiware’, Raja I Luwu yang memeluk agama Islam.

“Alhamdulillah, sejak kemarin sampai hari ini, 23 Maret 2026, makam Datuk Patimang tak pernah sepi pengunjung selama libur Lebaran,” ungkap Mastar saat mendampingi para pengunjung itu.

Mastar mengungkapkan bahwa setiap habis Lebaran, kebanyakan warga kalau pulang kampung pasti mampir di sini untuk berziarah, termasuk belajar sejarah masuknya Islam di Tana Luwu.

“Kebanyakan dari mereka kalau pulang kampung Lebaran pasti menyempatkan mampir ke sini. Selain mendoakan, mereka juga ingin tahu sejarah masuknya Islam di Tana Luwu,” jelasnya.

Baca juga  Sagu, Solusi Ganda Lutra: Ide Konservasi DPRD Direspons Positif Tokoh Luwu Raya dengan Bukti Nyata Ekonomi

Sekadar diketahui, salah satu daya tarik dari kompleks makam ini adalah keindahan dan keunikan arsitekturnya yang tertata rapi dan estetik. Sehingga jadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Diketahui, Datuk Patimang atau Dato’Sulaiman adalah seorang ulama besar asal Minangkabau, yang datang ke Tana Luwu untuk menyebarkan ajaran agama Islam pertama kalinya di Tana Luwu.

Sementara La Pattiware’ atau Andi Pattiware’ merupakan Raja I Luwu yang menerima ajaran agama Islam pertama kali dari seorang ulama bernama Dato’ Sulaiman alias Datuk Patimang. (LH)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Satlantas di Morowali Sosialisasi dan Ngopi Bareng Komunitas Draiv 

Uncategorized

Kunker di Morowali, Bupati Iksan dan Wabup Iriane Iliyas Sambut Hangat Kedatangan Menteri Lingkungan Hidup

Uncategorized

Reaktualisasi Nilai Adat Mappacci: Jembatan Kearifan Lokal Menuju Keluarga Modern Berkarakter

Uncategorized

Laporan Polri 110, Polres Morowali Gerak Cepat Tangani Dugaan Penyanderaan Istri

Uncategorized

Info Layanan Perumda TM Palopo

Uncategorized

Gubernur Wajibkan ASN Beli Beras Bulog, Pastikan Serapan dan Stabilitas Harga

Uncategorized

Penemuan Mayat Seorang Nelayan Masyarakat Desa Laroue

Uncategorized

Sinergi Pemprov Sulsel dan Pemkot Palopo, Lapangan Gaspa Kini Punya Wajah Baru