Home / KALIMANTAN TIMUR / Kutai Timur

Selasa, 19 November 2024 - 00:56 WIB

“Magic Land” Kutai Timur: Perayaan 25 Tahun dengan Edukasi dan Kebanggaan Budaya

SANGATTA – Memperingati HUT ke-25, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meriahkan perayaan dengan tema “Magic Land,” yang menampilkan keindahan budaya dan potensi lokal. Selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 November 2024, Pesta Rakyat Seni Kebudayaan digelar di Townhall Sangatta Baru, menghadirkan pengalaman unik yang memadukan seni, tradisi, dan pemberdayaan ekonomi.

Dibuka pada Rabu (20/11/2024) oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, acara ini menjadi wadah edukasi interaktif sekaligus hiburan bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Mulyono menegaskan bahwa perayaan ini bertujuan memperkuat identitas budaya sekaligus menciptakan ruang kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Magic Land adalah simbol keberagaman dan kekayaan Kutai Timur. Melalui perayaan ini, kita tidak hanya merayakan tradisi tetapi juga menanamkan kebanggaan terhadap budaya lokal di hati masyarakat,” ujar Mulyono.

Baca juga  Kutim Bidik Dominasi di Porprov Korpri Kaltim, Tim Voli Siap Melaju ke Final

Perayaan ini menghadirkan berbagai atraksi, mulai dari penampilan seni tradisional, musik oleh talenta lokal, hingga pertunjukan enam artis nasional. Selain itu, terdapat 60 UMKM yang memamerkan produk unggulan mereka dan 15 komunitas seni dari berbagai paguyuban yang menampilkan warisan tradisi unik.

Konsep Magic Land tidak hanya dirancang untuk hiburan semata. Proses kurasi melibatkan tokoh adat, guru sejarah, dan pemerhati budaya, memastikan bahwa setiap elemen acara mengandung nilai edukasi dan sejarah. “Kami ingin memastikan bahwa perayaan ini juga menjadi media pembelajaran tentang pentingnya melestarikan keberagaman budaya Kutai Timur,” tambah Mulyono.

Selain menampilkan budaya, acara ini juga menjadi katalisator ekonomi. Partisipasi UMKM lokal diharapkan dapat memperluas pasar produk mereka sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Baca juga  Kutim Dorong Percepatan Regulasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Studi Tiru ke Semarang Jadi Langkah Strategis

“Dengan kehadiran pelaku UMKM, kita tidak hanya merayakan budaya tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Ini adalah bukti bahwa seni dan tradisi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi,” jelas Mulyono.

Pesta Rakyat Seni Kebudayaan ini berhasil menggabungkan elemen hiburan, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu rangkaian acara. Pengunjung menikmati pengalaman unik yang menggambarkan kekayaan seni dan tradisi lokal sembari mendukung pertumbuhan UMKM.

Melalui konsep Magic Land, Kutai Timur tidak hanya merayakan usia 25 tahun tetapi juga menegaskan posisinya sebagai daerah yang kaya keberagaman budaya dan potensi. Perayaan ini diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menjaga tradisi dan kebersamaan, sekaligus mendorong generasi muda untuk bangga akan warisan daerah mereka. (adv)

Share :

Baca Juga

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Fokus pada Eliminasi Malaria untuk 2027

KALIMANTAN TIMUR

Pemkab Kutim Genjot Cetak Sawah di Kombeng, Pacu Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

KALIMANTAN TIMUR

Kutai Timur Tingkatkan Standar Damkar

KALIMANTAN TIMUR

Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Menyongsong Pilkada Serentak 2024

KALIMANTAN TIMUR

Kenaikan Investasi PMA di Kutim Mencapai 58,77% pada Triwulan III

KALIMANTAN TIMUR

Dinkes Kutim Komitmen Dukung Transformasi Kesehatan Nasional untuk Meningkatkan Layanan di Daerah

KALIMANTAN TIMUR

Peran Trias UKS dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan dan Kecerdasan Pelajar di Kutim

KALIMANTAN TIMUR

Kutai Timur Siap Amankan Pilkada 2024 dengan Pengawasan Ketat di Era Digital