Home / Uncategorized

Senin, 4 Mei 2026 - 09:47 WIB

Optimalkan PAD Luwu Utara, Bapenda dan UPT Pariwisata Gelar Uji Petik di Objek Wisata Daerah

LUWU UTARA – Dalam upaya meningkatkan akurasi pendataan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Objek Wisata melakukan Monitoring dan Uji Petik di tiga objek wisata yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung jumlah kunjungan wisatawan serta memastikan kesesuaian antara jumlah karcis terjual dengan potensi riil di lapangan. Tak hanya itu, kegiatan ini juga bagian dari monitoring dan pengawasan yang dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi kebocor retribusi di tingkat lapangan.

Plt. Kepala Bapenda, Andi Elly Yanti, yang turun langsung memimpin Tim Retribusi Bapenda pada kesempatan itu mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan yang dilakukan Bapenda untuk transparansi dan akurasi data.

Baca juga  Menanti Sanksi Tegas: Tragedi Kolam Limbah Nikel di Morowali dan Kegagalan Tata Kelola

“Uji petik ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang transparansi. Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dibayar pengunjung benar-benar masuk ke kas daerah untuk pembangunan fasilitas wisata itu sendiri,” tutur Andi Elly di sela-sela kegiatan di Pincara.

Ia mengatakan, hasil uji petik ini akan dilaporkan ke Bupati sebagai bahan pertimbangan kebijakan pengelolaan pariwisata ke depan. “Kita berharap pengawasan ketat dan kolaborasi ini, sektor pariwisata bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” harapnya.

Tim Retribusi Bapenda melakukan monitoring dan uji petik di tiga objek daya tarik wisata, yaitu Wisata Permandian Air Panas Pincara Masamba, Wisata Permandian Alam Sungai Tamboke Sukamaju, dan Wisata Religi Kompleks Makam Datuk Patimang Malangke.

Baca juga  Perkuat Akses Air Bersih di Latimojong, PT Masmindo Dwi Area Resmikan Fasilitas Baru di Dusun Nase

Adapun fokus kegiatan di lapangan adalah melakukan penghitungan manual dengan mencatat jumlah pengunjung yang masuk selama jam operasional, memverifikasi sistem pengarsipan tiket, serta meninjau sarana yang bisa meningkatkan daya tarik dan nilai retribusi.

Sementara itu, pihak UPT Pariwisata sendiri menyambut baik sinergi dan kolaborasi ini. Menurut mereka, data yang dihasilkan dari uji petik ini nantinya akan menjadi dasar evaluasi bagi pengelola objek wisata untuk memperbaiki layanan ke depannya. (LHr)

Share :

Baca Juga

Penanaman Pohon Serentak Hari Bumi 'Kekuatan Kita, Planet Kita'

Kota Palopo

Penanaman Pohon Serentak Hari Bumi ‘Kekuatan Kita, Planet Kita’

Uncategorized

Selamat Ulang Tahun Budi Sada dari FKJ

Uncategorized

Inovasi Slag Nikel Jadi Bata Berkualitas Tinggi
Rachmansyah-Harsono akan Pimpin Morowali Tanpa Mati

Uncategorized

Rachmansyah-Harsono akan Pimpin Morowali Tanpa Mati

Uncategorized

Polres Morowali gelar Kesamaptaan Jasmani Tahap I Tahun 2025, guna meningkatkan kesiapan Fisik 

Uncategorized

Pastikan Pelayanan Berjalan Baik, UPT Pariwisata Luwu Utara Pantau Kinerja Petugas ODTW Tamboke

Uncategorized

Huabao Tingkatkan Kompetensi 568 Karyawan Lewat Program Alih Keahlian Operator: Siapkan SDM Unggul Dukung Pertumbuhan Perusahaan

Uncategorized

Langkah Sentralisasi Walikota Demi Cegah Jerat Utang