Home / Uncategorized

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:49 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar kegiatan pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) bagi para ASN

Bungku – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar kegiatan pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) bagi para aparatur sipil negara (ASN) di Gedung Serba Guna Ahmad Hadi, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah pada Senin (20/10/25). Kegiatan dengan tema ‘’Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Yang Sehat, Berkarakter dan Berbudaya’’ dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, dihadiri oleh Sekda Morowali, Yusman Mahbub, Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan diikuti ASN dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Morowali.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iriane Iliyas menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membentuk karakter aparatur yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang kuat. Menurutnya, transformasi personal melalui pendekatan ESQ menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan integritas dan etos kerja ASN.

Baca juga  Gegap Gempita PBG di Palopo: Saat Ruko Wajib Berizin, 7 Raksasa Retail Terendus "Non-PBG"

“Kita ingin ASN Morowali bekerja dengan hati, memiliki empati, serta mampu beradaptasi dengan dinamika pelayanan publik. ESQ adalah fondasi penting agar mereka tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas,” ujar Iriane dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Iriane Iliyas menekankan bahwa peningkatan kompetensi, pengetahuan, keterampilan, dan integritas aparatur merupakan hal yang krusial untuk memastikan terciptanya pelayanan publik yang efektif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta pencapaian kinerja organisasi secara optimal. Ia menjelaskan bahwa kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) yang tidak dibarengi dengan kecerdasan spiritual (SQ) justru berpotensi menimbulkan dampak negatif. “Olehnya, dengan kombinasi ketiga kecerdasan ini akan tercipta aparatur yang berkarakter dan berbudaya, sebagaimana tercantum dalam misi kedua Pemerintah Daerah Morowali,” ujar Iriane.

Baca juga  25 TAHUN KABUPATEN MOROWALI, PJ BUPATI MOROWALI DRS.YUSMAN MAHBUB,M.,SI : BERSAMA WUJUDKAN MOROWALI YANG LEBIH MAJU

Ia juga berharap agar para peserta mengikuti seluruh materi pelatihan dengan sungguh-sungguh dan mampu mengimplementasikannya di lingkungan kerja masing-masing. Menurutnya, hasil akhir dari pelatihan ini bukan sekadar peningkatan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap dan semangat baru dalam menjalankan tugas. “Kita ingin aparatur yang mencintai pekerjaannya sebagai bentuk kontribusi diri, bukan sekadar rutinitas,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Membidik Ketaatan: Kenapa Usaha Biliar di Palopo Kini Jadi Sorotan Utama DPMPTSP

Uncategorized

Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

Media Siber Garda Terdepan, Ketua DPRD Palopo Dorong SMSI Jadi Duta Investasi Daerah

Uncategorized

Senator Waris Halid: Jihad Intelektual dan Kebudayaan Ada Empat Pilar
Pemkab Morowali Gandeng OJK Sulteng Gelar Sosialisasi Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat

Uncategorized

Wabup Iriane Iliyas Pimpin Upacara HKN ke-61 di Morowali
Senin Besok, Naili-Akhmad Resmi Dilantik *Tandai Era 'Palopo Baru'

Uncategorized

Naili – Ome, Nakhoda Baru Kota Palopo

Uncategorized

Memperingati Hari Bakti Ke-21 PERUMDA TM Palopo

Uncategorized

Palu Kini Sejajar Makassar dan Manado