Home / Uncategorized

Senin, 9 Februari 2026 - 10:31 WIB

[​Pena di Tengah Bara] Catatan Hari Pers Nasional dari Tana Luwu

Oleh : [Baso Akhmad]
​

HARI ini, saat insan pers di seluruh penjuru negeri merayakan dedikasinya, Tana Luwu tidak sedang dalam suasana yang tenang.
Di tengah deru mesin kendaraan yang terhenti akibat blokade jalan Trans-Sulawesi dan kepulan asap ban yang terbakar dalam aksi tuntutan Provinsi Luwu Raya, peran jurnalisme lokal sedang diuji oleh sejarah.

​Pers sebagai Penjernih di Tengah Tensi Tinggi
​Gejolak pemekaran bukan sekadar isu birokrasi, melainkan manifestasi harga diri dan harapan masyarakat Luwu.
Namun, di tengah tensi tinggi ini, risiko disinformasi dan provokasi sangatlah besar.

​Verifikasi di Garis Depan: Saat jalanan memanas, tugas pers bukan sekadar melaporkan “siapa yang menutup jalan,” tapi menjelaskan “mengapa mereka berjuang” tanpa harus membakar emosi lebih jauh.
​Menjaga Nalar Publik: Pers harus menjadi pendingin (cooler) ketika narasi di media sosial mulai kehilangan arah dan cenderung memecah belah.

Baca juga  Hari Anak Nasional, Diskominfo-SP Luwu Utara Gencarkan Edukasi Literasi Digital Sepanjang 2026

​Menjaga Marwah Wija To Luwu
​Peringatan HPN tahun ini di Tana yang berjuluk Wanua Mappatuo Naewai Alena adalah momentum untuk menegaskan bahwa pena tidak boleh tunduk pada tekanan, namun tidak boleh pula lepas dari etika.
Jurnalis di Luwu Raya memiliki tanggung jawab ganda:
​

Menyuarakan aspirasi rakyat terkait pemekaran secara objektif.
​Memastikan informasi yang disampaikan tetap menjaga persatuan dan keamanan warga di sepanjang jalur Trans-Sulawesi.

Baca juga  Merajut Karpet Merah Investasi Berkelanjutan untuk 20 Tahun ke Depan

​”Pers yang bebas bukan berarti pers yang liar. Di Tana Luwu, kebebasan pers adalah keberanian untuk menuliskan kebenaran demi kemaslahatan bersama, bahkan saat situasi sedang mencekam.”

​Seruan untuk Hari Ini
​Mari jadikan peringatan ini sebagai pengingat bagi seluruh pihak—baik demonstran, pemerintah, maupun aparat—bahwa jurnalis adalah mitra demokrasi.
Biarkan kamera dan pena bekerja memotret realita apa adanya, agar pesan dari Luwu terdengar sampai ke pusat tanpa terdistorsi oleh amarah.
​Selamat Hari Pers Nasional. Teruslah berkarya, Wija To Luwu. Jaga nyala api kebenaran tanpa harus menghanguskan persaudaraan.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bupati Morowali Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Dukung Kemajuan Pendidikan

Uncategorized

Peringati Hari Ibu ke-97, Wabup Morowali Iriane Iliyas Lepas Peserta Jalan Santai

Uncategorized

Reaktualisasi Nilai Adat Mappacci: Jembatan Kearifan Lokal Menuju Keluarga Modern Berkarakter

Uncategorized

Investasi Tembus Ratusan Triliun, Luwu Timur Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Program Sosial

Uncategorized

Memoles Permata Tersembunyi: Ambisi “Bumi La Maranginang” Menjadi Magnet Wisata Baru

Uncategorized

Komitmen Palopo untuk Tata Kelola Bersih di Kancah Pemberantasan Korupsi Sulsel

Uncategorized

Pemkab Morowali Bentuk TRC-PB Multisektor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 

Uncategorized

Program Kesehatan PT Vale Raih Platinum Champion di BISRA 2025