Home / Uncategorized

Selasa, 7 Oktober 2025 - 07:46 WIB

​Retorika Kue Kosong: Fasih Berbicara Gagal Saat Disuruh Berpikir

​PALOPO,PAMORNEWS — DI KAMPUS , di kantor, bahkan di warung kopi, kita sering terpesona oleh sosok yang lancar berbicara. Argumennya mengalir deras, kosakatanya mewah, dan nadanya meyakinkan. Mereka adalah orator ulung yang menguasai seni retorika—seni menata kata.
Namun, uji coba sesungguhnya datang ketika masalahnya disederhanakan dan dipotong-potong menjadi satu pertanyaan kecil. “Apa sebenarnya intimu?” Tiba-tiba, sosok itu terdiam, seperti ponsel yang kehilangan sinyal. Kecerdasan verbalnya hanya lapisan kue yang menggoda. Begitu digigit, isinya hanya udara.
​Inilah fenomena Retorika Kue Kosong. kepandaian menutupi kekosongan dengan gaya.
​Logika adalah Fondasi, Bicara Adalah Cat Dinding
​Analogi kuncinya sangat tajam. Logika adalah fondasi bangunan pikiran; bicara adalah cat dindingnya.
​Seseorang yang terlalu peduli pada performa (seberapa indah cat dindingnya) dan mengabaikan substansi (seberapa kuat fondasinya) akan menciptakan ilusi kecerdasan. Ia merasa pintar karena didengar, bukan karena dipahami.
Akibatnya, ketika menghadapi audiens yang cukup waspada—atau sekadar anak kecil yang gemar bertanya kenapa—gedung retorikanya runtuh dalam hitungan detik.
Gaya tidak pernah bisa menutupi inkonsistensi logis yang akhirnya membocorkan kebohongannya.
​Lantas, mengapa fenomena ini terjadi, dan bagaimana cara memperbaikinya?
Mengutip nasihat seorang ‘suhu’ (tak saya sebutkan namanya). Katanya, ​kekuatan logis yang tersembunyi dapat dibangun kembali melalui latihan disiplin, memaksa otak untuk berpikir secara hierarkis dan tahan banting, bukan sekadar mengalir deras.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Morowali Menjadi Pusat Perayaan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional Sulawesi Tengah 2025

Uncategorized

Wabup Iriane Iliyas Resmi Buka Orientasi PPPK 2025, Tekankan ASN Fokus Tingkatkan Kompetensi

Uncategorized

Bupati Iksan Tekankan Disiplin sebagai Kunci Pelayanan Publik

Uncategorized

SEKDA YUSMAN MAHBUB SAMPAIKAN INSTRUKSI BUPATI MOROWALI IKSAN B ABD RAUF : GAJI HONORER HARUS DIBAYARKAN SEBELUM BULAN PUASA

Uncategorized

Dampak Polusi Industri Nikel Morowali

Uncategorized

Tanpa Sekat, Begini Potret Kebersamaan Bupati Saat Berbagi Ceria dengan Anak-anak di Masjid

Uncategorized

Andi Tenripadang: Permaisuri Pejuang dan Datu Luwu yang Pemberani

Uncategorized

Klarifikasi BKAD Sulsel: Lahan YON TP 872 Andi Djemma Bukan Hibah, Melainkan Tanah Hasil Pembebasan Sejak 1977