JAKARTA — Kabar segar berhembus bagi dunia pendidikan di Kabupaten Luwu Utara.
Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Utara resmi menerima bantuan infrastruktur transportasi berupa satu unit bus sekolah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.
Langkah ini menjadi solusi konkret atas tantangan jarak tempuh siswa dari rumah ke sekolah yang selama ini kerap menjadi kendala di beberapa wilayah Bumi La Maranginang.
Penandatanganan Naskah Hibah
Kepastian bantuan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Milik Negara Tahun Anggaran 2025.
Prosesi tersebut berlangsung pada Senin (23/2/2026) di Morrissey Hotel, Jakarta.
Hadir dalam agenda penting tersebut:
Andi Abdullah Rahim (Bupati Luwu Utara)
Ernita Titis Dewi (Plt. Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub)
Andi Kasmawati (Sekretaris Dishub Luwu Utara)
Haeruddin (Kabid Darat Dishub Luwu Utara)
Komitmen Pelayanan dan Keamanan
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan bahwa Pemda melalui Dinas Perhubungan telah siap sepenuhnya untuk mengelola aset negara tersebut.
Ia menekankan tiga poin utama dalam pemanfaatan bus sekolah ini:
Operasional yang Bertanggung Jawab: Menjamin pemeliharaan rutin agar bus dapat digunakan dalam jangka panjang.
Prioritas Wilayah: Mengutamakan aksesibilitas bagi pelajar di zona yang minim layanan transportasi publik.
Keselamatan Pelajar: Menjamin standar keamanan tinggi demi kenyamanan siswa selama perjalanan.
”Ini adalah investasi masa depan bagi anak-anak kita agar mereka tetap semangat bersekolah tanpa terkendala transportasi. Kami mengapresiasi perhatian berkelanjutan dari Kemenhub RI untuk Luwu Utara,” ujar Andi Rahim.
Tata Kelola Aset
Sekretaris Dishub Luwu Utara, Andi Kasmawati, menambahkan bahwa pihaknya segera melakukan pencatatan Barang Milik Daerah (BMD) agar administrasi aset tetap tertib.
Ia juga berharap bantuan ini menjadi pembuka pintu kerja sama yang lebih luas dengan Kemenhub, mengingat geografis Luwu Utara yang sangat luas.
Catatan Tambahan:
Selain Luwu Utara, terdapat tiga daerah lain di Sulawesi Selatan yang juga menerima bantuan serupa tahun ini, yaitu:
Kabupaten Jeneponto
Kota Palopo
Kota Makassar
(LHr/***)











