Home / Uncategorized

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:49 WIB

Startup Lokal Luncurkan Aplikasi Pemantau Sampah Pintar Berbasis AI

JAKARTA — Sebuah perusahaan rintisan (startup) asal Jakarta, GreenTech Indonesia, resmi meluncurkan aplikasi seluler baru bernama “EcoTrack” pada Kamis (4/6/2026). Aplikasi ini memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk merevolusi cara masyarakat perkotaan mengelola dan mendaur ulang sampah rumah tangga.

​Bagaimana Cara Kerjanya?

​EcoTrack dirancang untuk mempermudah memilah sampah langsung dari sumbernya. Pengguna hanya perlu memotret sampah mereka menggunakan kamera ponsel. Dalam hitungan detik, AI dalam aplikasi akan:

​Mengidentifikasi jenis sampah (organik, anorganik, plastik, atau limbah elektronik).

​Memberikan panduan cara memilah atau membersihkannya sebelum dibuang.

​Menghubungkan pengguna dengan bank sampah atau kurir penjemputan terdekat.

Baca juga  BUPATI IKSAN KUKUHKAN PENGURUS DEKRANASDA MOROWALI MASA BAKTI 2025-2030

​Sebagai insentif, setiap sampah yang berhasil disalurkan ke tempat pendauran ulang resmi akan dikonversi menjadi poin digital. Poin tersebut nantinya dapat ditukarkan dengan voucher belanja atau saldo dompet digital.

​Menjawab Krisis Sampah Perkotaan

​CEO GreenTech Indonesia, Budi Santoso, menjelaskan bahwa aplikasi ini diciptakan sebagai respons terhadap semakin kritisnya kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kota-kota besar.

​”Masalah utama kita bukan sekadar membuang sampah, tapi ketidaktahuan cara memilahnya. Dengan AI, kami ingin mengedukasi sekaligus memberi imbalan langsung kepada masyarakat yang peduli lingkungan,” ujar Budi dalam acara peluncuran di Jakarta Pusat.

Baca juga  Pemkab Morowali Jamu Makan Siang Pangdam XXIII/Palaka Wira

​Sambutan Masyarakat

​Pada hari pertama peluncurannya, EcoTrack telah mengantongi lebih dari 10.000 unduhan di Google Play Store dan App Store. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyambut baik inovasi ini dan berencana mengintegrasikan EcoTrack dengan program kebersihan dinas lingkungan hidup setempat pada akhir tahun ini.

​Aplikasi EcoTrack saat ini sudah bisa diunduh secara gratis dan baru tersedia untuk wilayah Jabodetabek, sebelum nantinya direncanakan berekspansi ke kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Bandung, dan Medan.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Luwu Raya Menanti Langkah Nyata, Pertemuan di Makassar Dinilai Hanya “Putar Lagu Lama”

Uncategorized

Wujudkan Akses Kesehatan Tanpa Sekat, Bupati Morowali Iksan Kunjungi Puskesmas Wosu
Wabup Morowali Iriane Iliyas Pimpin Rapat, Bahas kerjasama pendidikan lanjutan bagi ASN dengan Fakultas Pertanian Untad

Uncategorized

Wabup Morowali Iriane Iliyas Pimpin Rapat, Bahas kerjasama pendidikan lanjutan bagi ASN dengan Fakultas Pertanian Untad

Uncategorized

Terobosan Udara ke Luwu Utara: Dari “Naik Pesawat” ke “Gratis Kapurung”

Uncategorized

Sinergi Tanpa Sekat: Andi Zulkarnaen, Sosok Humble yang Jadi “Sahabat” Wartawan di Kominfo Luwu Utara

Uncategorized

Konsultasi Publik II Revisi RTRW Morowali, Rumuskan Arah Pembangunan Jangka Panjang Daerah

Uncategorized

Wujudkan Kepedulian, SBL Luwu Utara Salurkan Sumbangan untuk Lansia dan Anak Yatim

Uncategorized

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Morowali Raih Stand Pameran Literasi Terbaik se-Sulawesi Tengah