Luwu Utara — Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Generik SMAN 4 Luwu Utara kembali menunjukkan aksi nyatanya dalam mendampingi tumbuh kembang remaja Luwu Utara.
Melalui program kerja lintas kecamatan, PIK-R Generik sukses menggelar kegiatan Jelajah Genre Part 1 Tahun 2026.
PIK-R tidak bergerak sendiri, pihaknya menggandeng PIK-R SMPN 1 Rongkong sebagai mitra lokal untuk memaksimalkan dampak positif di wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12 – 13 Juni 2026, ini dikemas dalam agenda edukatif. Misi utamanya jelas, yakni menyebarkan “virus-virus” Generasi Berencana (GenRe).
Termasuk juga untuk membentengi generasi muda dari berbagai ancaman penyakit sosial serta kesehatan reproduksi remaja putri.
Fokus utama dari Jelajah Genre Part 1 ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), Kampanye Anti-Pernikahan Dini, serta penolakan keras terhadap Triad KRR.
Edukasi ini dinilai krusial agar para remaja di Kecamatan Rongkong mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab atas masa depan mereka.
Ada yang berbeda dari kegiatan ini. Pembina PIK-R Generik, Hairil Afandi, mengungkapkan bahwa program kali ini sengaja dirancang adaptif dengan perkembangan zaman dan kebutuhan global.
“Selain materi klasik GenRe, kami juga memberikan edukasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) kepada para remaja. Kami ingin mereka melek teknologi, tetapi tetap beretika,” terangnya.
Selain itu, kata Hairil Afandi, pada hari kedua pihaknya juga menyelenggarakan kegiatan English Day untuk mengasah kemampuan berbahasa asing peserta.
Tidak hanya fokus pada aspek mental dan teknologi, PIK-R Generik juga menaruh perhatian besar terhadap kesehatan fisik para remaja, khususnya remaja putri.
Dalam rangkaian acara yang sama, dilaksanakan pula edukasi pencegahan anemia serta gerakan pembagian dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
“Terima kasih kepada Bapak Kepala UPT SMAN 4 Luwu Utara atas segala doa dan dukungannya, sehingga anak-anak PIK-R Generik bisa sukses melaksanakan Jelajah GenRe ini,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat penting. Mengingat remaja putri yang sehat dan bebas anemia adalah kunci utama menciptakan generasi emas di tahun 2045.
Melalui “Jelajah Genre Part 1” ini diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan baru di kalangan remaja yang sehat, cerdas, dan ceria. Sampai jumpa di Jelajah Genre Part 2! (LHr)











