Home / Uncategorized

Senin, 3 November 2025 - 16:38 WIB

PALOPO – Lingkup birokrasi Kota Palopo kini memasuki masa penantian sekaligus tantangan setelah Sekretaris Daerah (Sekda), H. Firmanza DP, resmi memulai cuti selama 24 hari terhitung mulai hari ini, Senin (3/11/2025).

Kekosongan pucuk pimpinan administrasi ini memerlukan tindakan cepat dari Walikota untuk menunjuk seorang Pelaksana Harian (Plh) Sekda, memastikan stabilitas roda pemerintahan tetap terjaga.

​Jabatan Sekda merupakan poros sentral yang menggerakkan koordinasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengelolaan alokasi anggaran, dan penjabaran kebijakan pimpinan. Dengan masa cuti hampir satu bulan, penunjukan Plh yang tepat menjadi sebuah urgensi, bukan sekadar mengisi kursi, melainkan memastikan tidak ada hambatan pada agenda-agenda Pemkot yang krusial.

​Persaingan Figur Senior di Lingkup Pemkot

​Menurut sumber internal dan pengamat kebijakan, bursa Plh Sekda dipenuhi oleh nama-nama pejabat Eselon II yang memiliki jam terbang dan kapabilitas mumpuni.

Baca juga  Klarifikasi BKAD Sulsel: Lahan YON TP 872 Andi Djemma Bukan Hibah, Melainkan Tanah Hasil Pembebasan Sejak 1977

Walikota dihadapkan pada pilihan sulit, mengingat figur yang ditunjuk harus memiliki kedalaman pemahaman teknis dan leadership yang kuat.

​Beberapa nama yang santer diwacanakan dan memiliki kans besar adalah:

​Ilham Hamid, S.E., M.Si., yang menjabat sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Keunggulannya terletak pada pengalaman, karena ia tercatat pernah dipercaya menjabat Plh Sekda pada akhir tahun 2024, sebuah indikasi kuat adanya track record yang diakui pimpinan.

​Dr. Andi Poci, S.IP., M.Si., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sebagai Asisten I, ia memiliki fungsi koordinatif terdekat dengan tugas-tugas kesekretariatan daerah, menjadikannya kandidat yang logis untuk posisi tersebut.

​Andi Farid Baso Rachim, Kepala Satpol PP.

Perannya dalam penegakan perda dan menjaga ketertiban umum adalah posisi strategis yang sering membutuhkan koordinasi lintas sektor, menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang tegas.

Baca juga  Bupati Morowali Salat Idulfitri di Witaponda, Wujud Kedekatan dengan Masyarakat

​Nama-nama lain dari Kepala OPD senior, seperti Abd. Waris (Kadis Persandian) dan Sulkifli (Kadis Sosial), serta Amir Santoso (Staf Ahli), juga turut dipertimbangkan karena kematangan birokrasi mereka.

​Walikota Diharapkan Bertindak Cepat

​Dalam konteks manajemen ASN, penunjukan Plh biasanya tidak memakan waktu lama, sebab kekosongan jabatan Sekda dapat melumpuhkan alur administrasi dan keuangan daerah.

Pilihan Walikota akan menjadi sinyal penting tentang prioritas dan fokus pemerintahan selama 24 hari ke depan.

​Apapun keputusan Walikota Palopo, harapan publik dan birokrasi adalah Plh yang ditunjuk dapat menjalankan tugas Sekda dengan cepat, terukur, dan tetap menjaga semangat kolaborasi antar-OPD.

Kursi Plh ini akan menjadi medan ujian kecil bagi pejabat yang ditunjuk sebelum Sekda Firmanza kembali bertugas.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Wabup Iriane Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

Uncategorized

Mengenal Yanti Anwar, Caleg NasDem yang Siap Gantikan Abdul Salam di Parlemen Palopo

Uncategorized

Kelompok Milenial Ambil Peran Menangkan FKJ di Pilkada Palopo 2024

Uncategorized

Penutupan TMMD ke-123 Kodim 1311 Morowali, Kasad Sambangi PT IMIP

Uncategorized

BUPATI IKSAN BAHARUDDIN DORONG OPTIMALISASI ZAKAT MELALUI BAZNAS UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT

Uncategorized

Kapolres Morowali Gelar Silaturahmi Idul Fitri 1446 H di Kediaman Bupati

Uncategorized

Stunting Jadi Prioritas, Wabup Morowali Iriane Pimpin Koordinasi Strategis Bersama OPD dan Camat
Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air