
MASAMBA – Bupati Luwu Utara, H. Andi Abdullah Rahim, S.T, memberikan instruksi tegas kepada jajaran Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (P2KUKM) untuk terus mengawal ketersediaan energi bagi masyarakat. Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas P2KUKM merilis laporan monitoring stok Bahan Bakar Minyak (BBM) per hari ini, Sabtu, 25 April 2026.
Dalam laporan tersebut, ketersediaan berbagai jenis BBM di sembilan SPBU utama di Kabupaten Luwu Utara dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan harian masyarakat.
Pengawasan Ketat di Sembilan Titik SPBU
Kepala Dinas P2KUKM Luwu Utara, H. Akram Risa, S.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa timnya telah melakukan pemantauan di seluruh wilayah strategis, mulai dari Kecamatan Masamba, Baebunta, hingga Bone-Bone.
”Sesuai arahan Bapak Bupati, kami memastikan distribusi di setiap SPBU berjalan lancar sesuai peruntukannya. Berdasarkan data monitoring hari ini, stok Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan aktivitas warga,” ungkap Akram Risa.
Ia juga menambahkan bahwa kelancaran distribusi dari pihak penyalur (Pertamina) menjadi prioritas utama agar tidak terjadi antrean panjang atau kelangkaan di tingkat pengecer resmi.
Himbauan bagi Masyarakat
Melalui rilis resmi tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan pembelian BBM secara wajar dan sesuai dengan kebutuhan. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas stok di lapangan.
Adapun sebaran stok yang dipantau meliputi:
Wilayah Barat & Tengah: Mencakup SPBU Kappuna, Sabbang, Kompak Tolangi, Baliase, dan Baebunta.
Wilayah Timur: Mencakup SPBU Tamboke, Uraso, Bungadidi, hingga Bone-Bone.
Hingga saat ini, aktivitas pengisian BBM di seluruh titik tersebut terpantau normal tanpa kendala teknis maupun hambatan pasokan.
Stabilitas Energi untuk Ekonomi Daerah
Upaya pemantauan berkala ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Andi Abdullah Rahim dan Wakil Bupati H. Jumail Mappile untuk menjaga stabilitas ekonomi di Luwu Utara. Dengan terjaminnya stok BBM, diharapkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu.
Dinas P2KUKM menyatakan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait secara berkelanjutan guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan di masa yang akan datang.(***)
Penulis/Editor: Redaksi Kanal Akhmad Baso
Sumber Data: Dinas P2KUKM Kab. Luwu Utara










