Home / Uncategorized

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:28 WIB

Reuni Tokoh Pemekaran dan Akademisi di Permandian Pincara Luwu Utara

LUWU UTARA — Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Permandian Air Panas Pincara Masamba, Luwu Utara, mendadak riuh oleh kehadiran sederet tokoh hebat nan inspiratif di Sulawesi Selatan yang pernah berkiprah di panggung nasional.

Kedatangan para tokoh ini ke salah satu ikon pariwisata Kabupaten Luwu Utara tentu bukan untuk agenda politik. Kehadiran mereka murni untuk melepas penat serta menikmati secuil surga yang tersembunyi yang ditawarkan oleh keindahan Pincara.

Rombongan istimewa ini dipimpin oleh pakar otonomi daerah (otoda), yang juga mantan Menteri Otonomi Daerah era Presiden Gus Dur, Prof. Ryaas Rasyid. Turut serta dalam rombongan, Bupati pertama Luwu Utara, Luthfi A. Mutty, eks Kepala DPPKAD Palopo, Hamzah Jalante, serta Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin.

Tampak mendampingi Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Saleh, Kepala Desa Pincara, Musibar, serta Kepala UPT Pengelolaan Objek Wisata Disporapar, Lukman Hamarong.

Suasana yang begitu akrab dan penuh kehangatan sangat terasa saat para tokoh ini tiba di lokasi. Bagaimana tidak! Sebagian dari tokoh ini sudah memasuki masa purnatugas. Diketahui, Ryaas dan Luthfi merupakan tokoh sentral perjuangan pemekaran wilayah Tana Luwu.

Bahkan Prof. Ryaas Rasyid merupakan salah satu arsitek utama Undang-Undang Otonomi Daerah (konsep desentralisasi) yang berperan sangat besar dalam pemekaran wilayah Tana Luwu menjadi beberapa daerah otonomi, salah satunya adalah Kabupaten Luwu Utara.

Baca juga  Perjuangan Provinsi Luwu Raya Berlanjut di Jalur Diplomasi Pusat​

Mereka takjub menikmati lanskap ganda yang menjadi keunikan utama Pincara, yaitu bentangan sungai berair jernih dan sejuk yang mengalir berdampingan dengan sumber mata air panas alami. Mereka sangat menikmati keindahan alam dan kehangatan air panas Pincara.

Ryaas Rasyid yang sudah berusia 77 tahun terlihat sangat menikmati air sungai Pincara. Tak hanya menikmati sungai Pincara, Bapak Otonomi Daerah ini terlihat menikmati sensasi terapi air panas Pincara yang terkenal berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit dan sendi.

Obrolan santai namun berbobot khas para pemikir bangsa ini terus mengalir riang. Bahkan Luthfi yang terus mendampingi Ryaas Rasyid juga sesekali berseloroh yang membuat para tokoh lainnya tertawa lepas. Kombinasi alam yang langka ini menjadi pengalaman menarik buat mereka.

ODTW Pincara benar-benar menjadi obat lelah yang mujarab bagi para tokoh ini. Kedatangannya menjadi penyemangat pengelola objek wisata untuk terus menghadirkan pariwisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Di tengah keriuhan para tokoh ini menikmati ODTW Pincara, ada pesan penting yang disampaikan Luthfi A. Mutty. Sebagai sosok peletak batu pertama pembangunan Luwu Utara, Luthfi tidak bisa menyembunyikan rasa kagum, sekaligus kepeduliannya terhadap keunikan Pincara.

Baca juga  Ngaben Massal di Desa Bumi Harapan Berjalan Khidmat, Wabup Morowali Iriane Iliyas Buka Secara Resmi

Sang Pionir Kabupaten Luwu Utara ini menegaskan bahwa keunikan geologis dan keindahan alam Pincara adalah aset berharga yang harus dijaga dengan komitmen penuh, baik oleh pemerintah daerah itu sendiri maupun masyarakat setempat, termasuk para pelancong.

“Objek Wisata Pincara ini harus dijaga dan dirawat keindahan dan keunikannya. Ini adalah warisan alam yang luar biasa untuk Luwu Utara,” ucap Luthfi. Ia menegaskan bahwa ODTW Pincara harus dijaga dari aksi-aksi atau perilaku-perilaku yang kerap merusak tempat wisata.

“Tidak boleh ada toleransi untuk aksi vandalisme. Jangan biarkan tangan-tangan jahil merusak keindahan alam Pincara dengan coretan atau perusakan fasilitas. Menjaga tempat ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar anak cucu kita nanti masih bisa merasakannya,” tegasnya.

Kunjungan para tokoh setingkat mantan menteri, akademisi senior, dan mantan kepala daerah ini menjadi bukti nyata bahwa Permandian Air Panas Pincara memiliki daya tarik magnetis yang luar biasa. Pincara bukan lagi sekadar tempat rekreasi lokal, melainkan destinasi yang layak dikunjungi oleh siapa saja yang merindukan ketenangan dan khasiat kesehatan alami.

Kehadiran Prof. Ryaas Rasyid dan tokoh lainnya di Pincara ini diharapkan mampu meningkatkan dan membangkitkan gairah pariwisata Luwu Utara, sekaligus memicu kesadaran kolektif warga untuk terus menjaga kebersihan, keasrian, dan kenyamanan ODTW Pincara. (LHr)

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Ketua DPRD Dampingi Pj Wali Kota Palopo Studi Tiru Pengelolaan Sampah di Banyumas

Uncategorized

Meriahkan HUT ke-81 RI di Rongkong, Bupati Andi Rahim Jajal Jalan Baru 16 Km yang Dibangun Tanpa APBD

Uncategorized

Menebar Berkah di Pesantren: Sinergi LazisMu dan DAM Tolada dalam Program Kado Ramadan 2026

Uncategorized

Jeritan Pedagang Palopo: Uji Petik Retribusi Baru, Antara Harapan dan Beban Ganda

Uncategorized

Skor Masuk Kategori “Mampu”, Tapi Masih Terganjal Syarat Demografi

Uncategorized

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, DPRD Kota Palopo Tinjau Drainase dan Masalah Sampah di Wara

Uncategorized

Langgar Aturan PBG, Satgas Perizinan Palopo Layangkan Teguran Keras ke Alfamart

Uncategorized

Meriah Lomba Unik di DPRD Palopo, Suami Rela Dirias Istri