Home / News

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:30 WIB

Eksekusi Rp99 Miliar Sengketa Ruko Terminal Terkesan “Buang Waktu”, Pertemuan Allung Padang dan Pemkot Palopo Buntu

PALOPO — Pertemuan mediasi yang difasilitasi oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Palopo untuk menindaklanjuti rencana eksekusi putusan ganti rugi sengketa lahan ruko Terminal Dangerakko senilai Rp99 miilar, berakhir buntu (deadlock), siang tadi.

​Pertemuan yang mempertemukan pihak warga pemenang gugatan, Allung Padang—yang hadir mengenakan pakaian putih didampingi oleh Baso Haerul—dengan perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo tersebut gagal menghasilkan kesepakatan apa pun.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Palopo diwakili oleh Kepala Bagian (Kabag) Hukum bersama seorang kuasa hukum (lawyer) pemkot. Namun, ketidakhadiran pengambil kebijakan utama membuat jalannya mediasi berjalan di tempat.

​”Hasilnya ngambang, terkesan hanya buang waktu saja,” tandas Allung Padang dengan nada kecewa saat ditemui usai mengikuti pertemuan di Kantor PN Palopo, siang tadi.

​Agendakan Pertemuan Lanjutan 19 Juni, Allung: Bisa Zooming, Tidak Ada Alasan Sibuk!

​Mengingat belum adanya titik temu, Panitera PN Palopo telah menjadwalkan kembali pertemuan berikutnya yang diagendakan pada 19 Juni mendatang. Pada pertemuan mediasi lanjutan tersebut, pihak Allung Padang sangat berharap agar pengambil kebijakan tertinggi, dalam hal ini Wali Kota Palopo, bisa hadir secara langsung agar keputusan strategis dapat segera diambil.

Baca juga  Dugaan Praktik Perjudian Sabung Ayam Marak di Baebunta, Oknum Kepala Desa Diduga Berupaya Menyuap Wartawan

​Allung Padang juga menegaskan bahwa faktor kesibukan seharusnya tidak lagi menjadi hambatan atau alasan untuk menunda penyelesaian hak warga negara yang sudah terkatung-katung selama bertahun-tahun.

​”Kalau alasan sibuk, bisa pertemuan zooming. Tidak ada lagi alasan sibuk di era digital ini,” cetus Allung secara tandas.

​Kelanjutan dari Panggilan Pengadilan

​Pemanggilan oleh PN Palopo ini bertujuan untuk meminta kejelasan, kesiapan, dan komitmen konkret dari pihak eksekutif dalam mengeksekusi putusan ganti rugi kepada Allung Padang senilai Rp99 miliar. Status hukum kasus sengketa lahan ini diketahui telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di tingkat Mahkamah Agung (MA) sejak tahun 2018 lalu atau sekitar delapan tahun silam.

​Sebelumnya, Pemkot Palopo dikabarkan sempat melakukan koordinasi intensif secara virtual dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Koordinasi tersebut dilakukan guna membahas skema penganggaran dan mekanisme pembayaran uang ganti rugi yang terbilang fantastis ini agar tidak mengoreksi atau mengganggu stabilitas program publik serta pelayanan masyarakat lainnya, mengingat angka tersebut dipastikan memengaruhi postur APBD Kota Palopo.

Baca juga  Belum Kantongi UKL-UPL dan PBG, DPRD Luwu Bakal Gelar RDP Terkait RS Fitrah Anugrah Medika

​Menanti Transparansi Pemerintah

​Mandeknya pertemuan ini kian memicu sorotan publik. Pengamat Kebijakan Publik, Achyar Amir, sebelumnya telah mengingatkan pentingnya transparansi dalam kasus ini mengingat ada dua kepentingan besar yang sedang berbenturan.

​”Di satu sisi ada hak warga negara yang wajib dipenuhi berdasarkan putusan hukum yang sudah inkracht selama delapan tahun. Di sisi lain, publik berhak mengetahui bagaimana skema Pemkot agar pembayaran senilai Rp99 miliar ini tidak mengorbankan pelayanan publik serta pembangunan infrastruktur di Palopo,” ujar akademisi yang juga konsultan media ini.(***)

Editor: aBa

Sumber: pamornews.com

 

Share :

Baca Juga

News

Disporapar Luwu Utara Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Pengelola Jasa Usaha Pariwisata
Independensi Pers di Tengah Pusaran Kemitraan Tambang Luwu, Masihkah Menjadi ‘Watchdog’?

News

Independensi Pers di Tengah Pusaran Kemitraan Tambang Luwu, Masihkah Menjadi ‘Watchdog’?

News

Jejak Cagub Sulteng 2024, Rusdy Mastura, Ahmad Ali, hingga Anwar Hafid: ‘Luar Biasa!’

News

Pemekaran Provinsi Luwu dan Kabupaten Luwu Tengah Adalah Mandat Desartada Sejak 2016

News

Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan TKA, Personel Sat Reskrim Polres Morowali Dapat Penghargaan Dari PT IMIP

News

Pilih No.2, Program Pendidikan Gratis Seragam SD.SMP, Beasiswa S1,S2,S3, Palopo Semakin Baik

News

Imam Darmawan Makkawaru, S.STP., MM., Sosok di Balik Modernisasi Tata Kelola Aset Kota Palopo
Figur yang Dilirik FKJ Jadi Pendamping di Pilwalkot Palopo 2024

News

Figur yang Dilirik FKJ Jadi Pendamping di Pilwalkot Palopo 2024