Home / Uncategorized

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:47 WIB

Minta Pejuang DOB Tinggalkan Kebiasaan Lama, Opu Lam Tawarkan Cetak Biru Forum Aspirasi Lintas Daerah

PALOPO, PAMORNEWS.COM — Sebuah kritik bernada taktis dan progresif terkait kelanjutan perjuangan Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Raya mendadak viral di jagat media sosial.

Dalam sebuah wawancara podcast yang menyedot perhatian luas netizen, tokoh senior Luwu Raya, M. Luthfi A. Mutty, secara blak-blakan meminta para pejuang pemekaran untuk segera meninggalkan kebiasaan lama yang dinilai tidak lagi efektif.

​Opu Lam—sapaan akrab mantan Bupati Luwu Utara dua periode, Anggota DPR RI, dan Staf Ahli Wakil Presiden Boediono ini—menilai pola perjuangan lokal yang berjalan sendiri-sendiri atau sekadar terjebak dalam romantisme masa lalu terbukti selalu membentur tembok tebal moratorium Pemerintah Pusat.

​Sebagai solusinya, sosok yang juga mantan Komisaris BUMN ini menawarkan sebuah cetak biru (blueprint) baru yang jauh lebih bertenaga: Pembentukan Kaukus DOB dan Konsolidasi lewat Forum Aspirasi Lintas Daerah berskala Nasional.

​Diplomasi Tanpa Sekat Dapil: Dari Papua Hingga Sumatra

​Opu Lam menjelaskan, kunci utama dari cetak biru ini adalah Kaukus Daerah yang bertugas melebur dan mengonsolidasikan seluruh kekuatan politik Wija To Luwu (WTL) yang saat ini menduduki kursi di Senayan (DPR RI). Kekuatan lobi ini harus dibangun secara total tanpa boleh tersekat oleh batas administrasi Pemilu (Daerah Pemilihan) maupun bendera partai politik.

Baca juga  Menghitung Hari Menuju Tanah Kelahiran: Akhir Tugas Sekda Palopo Firmanza di Kota Idaman

​Ia mencontohkan, perjuangan akan memiliki posisi tawar (bargaining position) yang raksasa jika para legislator keturunan Luwu yang terpilih dari luar Sulawesi Selatan—seperti dari Dapil Papua, Sumatra, atau wilayah lainnya di Indonesia—bisa disatukan dalam satu barisan lobi yang sama.

​”Kolaborasi di DPR RI harus dibangun tanpa memandang sekat dapil. Siapa pun anggota DPR RI yang berasal atau memiliki darah Luwu, meskipun mereka terpilih dari Papua misalnya, harus bersatu dalam kaukus ini untuk mendesak pemerintah mencabut moratorium,” tegas Opu Lam dalam potongan wawancara tersebut.

​Membangun Aliansi Nasional Lewat Forum Aspirasi

​Langkah taktis berikutnya dalam cetak biru Opu Lam adalah menginisiasi Forum Aspirasi Lintas Daerah untuk DOB. Forum ini dirancang sebagai wadah konsolidasi berskala nasional yang mempertemukan kaukus Luwu dengan kaukus-kaukus dari daerah lain di Indonesia yang memiliki nasib dan perjuangan serupa.

​Melalui Forum Aspirasi ini, desakan terhadap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan elit pengambil kebijakan di Jakarta tidak lagi berupa suara sunyi satu daerah, melainkan hantaman gelombang politik kolektif yang terstruktur langsung di parlemen:

Baca juga  Hadir di PSBM 2026, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim Bidik Kerja Sama Lintas Daerah

​Lobi Komisi II DPR RI: Bergerak bersama mengawal revisi regulasi, naskah akademik, dan pemenuhan syarat teknis pemekaran dari berbagai daerah secara simultan.

​Kekuatan Posisi di Banggar (Badan Anggaran): Menyusun simulasi fiskal bersama demi mematahkan argumen pusat yang selalu mengklaim bahwa DOB baru hanya akan membebani APBN.

​Aliansi Geopolitik Strategis: Menyatukan suara pejuang DOB dari Indonesia Timur (Papua, Sulawesi) hingga Barat (Sumatra) guna menekan pemerintah bahwa pencabutan moratorium terbatas adalah kebutuhan darurat nasional demi pemerataan kesejahteraan.

​Bagi Opu Lam, ikatan emosional sesama Wija To Luwu dan kesamaan nasib antar-daerah pengusul pemekaran harus mampu melintasi sekat administrasi dan ego sektoral.

​Gagasan segar yang mengombinasikan kritik tajam dan solusi konkret ini langsung memicu gelombang diskusi hangat di kalangan aktivis, akademisi, dan tokoh pemuda di Tana Luwu. Pola ini dianggap sebagai jalan paling rasional, terukur, dan modern untuk memecah kebuntuan moratorium demi mewujudkan Provinsi Luwu Raya.(***)

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

DUKUNG PROGRAM 100 HARI KERJA BUPATI, IRBAN IV YUSUF JACUB PERKUAT AWASI DANA DESA DAN BUMDES DI WILAYAH KEPULAUAN

Uncategorized

Dari Tolada untuk Muhammadiyah: Benih-benih Pemimpin Berkemajuan Telah Bersemi

Uncategorized

Palopo Darurat Reklame Ilegal: Wajah Kota Terancam, Wakil Wali Kota Ambil Tindakan Tegas

Uncategorized

Wakili Bupati Morowali, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemerintahan Buka Rakor FKUB
Uji Nyali Polres Palopo: Menyeret "Pemain" Solar Ilegal, dari Oknum APH hingga Anggota DPRD

Uncategorized

Uji Nyali Polres Palopo: Menyeret “Pemain” Solar Ilegal, dari Oknum APH hingga Anggota DPRD

Uncategorized

STIKES KAMI: Antara Prestasi dan Tanda Tanya Kepemilikan

Uncategorized

Wakil Bupati Iriane Iliyas Hadiri Lepas Sambut Komandan Kodim 1311/Morowali

Uncategorized

PARADE NDENGU-NDENGU TINGKAT SEKOLAH MERIAHKAN PERAYAAN HARDIKNAS 2025 DI MOROWALI