Home / Uncategorized

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:00 WIB

Libur Lebaran 1447 H: Bupati Luwu Utara Instruksikan Pengelola Wisata “Manjakan” Pengunjung dengan Rasa Aman

MASAMBA – Menjelang lonjakan pengunjung pada libur Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan bahwa keamanan adalah harga mati. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) khusus di Warkop Remaja Masamba, Jumat (20/3/2026).

​Bupati menginstruksikan seluruh pengelola objek wisata dan stakeholder terkait untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga aman dan membahagiakan bagi pengunjung.

​Keamanan Sebagai Fondasi Kebahagiaan
​Dalam arahannya yang santai namun tegas, Andi Rahim menekankan pentingnya sinergi terpadu dalam menangani potensi gangguan keamanan maupun risiko bencana di titik-titik wisata.

​”Kita ingin masyarakat yang berwisata pulang dengan perasaan bahagia dan cerita yang indah. Keamanan adalah fondasi utama agar kebahagiaan itu tercipta,” ujar sosok nomor satu di Bumi La Maranginang tersebut.

Baca juga  Dapur Gizi di Tangan Polisi: Antara Efisiensi dan Harapan Ekonomi Warga

​Beberapa titik yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung antara lain:
​Permandian Air Panas Pincara

​Permandian Alam Sungai Tamboke Sukamaju
​Destinasi pesisir pantai dan pegunungan lainnya.

Kesiapan Sarana dan Kebersihan Jadi Prioritas
​Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Saleh, melaporkan bahwa petugas Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) telah dibekali instruksi khusus sejak seminggu lalu.

Selain faktor keamanan, ada dua poin penting yang menjadi catatan hasil rakor kali ini:
​Kelayakan Sarana: Pengelola wajib memastikan semua fasilitas (jembatan, gazebo, wahana air) dalam kondisi layak pakai.
​Manajemen Sampah: Optimalisasi kebersihan lingkungan guna menjaga kelestarian alam Luwu Utara yang dikenal eksotik.

Baca juga  Aldhy Aldrial Rivaldy Somalinggi: Wajah Baru di DPRD Palopo

​Sinergi Lintas Sektoral
​Pemerintah daerah juga mendorong kolaborasi intens antara Disporapar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta TNI/Polri. Fokus utama lainnya adalah pengaturan arus lalu lintas agar akses menuju lokasi wisata tidak mengalami kemacetan parah yang bisa mengurangi kenyamanan wisatawan.

Dengan beragam pilihan destinasi mulai dari pegunungan yang sejuk hingga wisata religi, Luwu Utara diprediksi tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah pada musim mudik 2026 ini. (LHr)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Mengunci “Lumbung Emas”, Mengapa Sulsel Sulit Merestui Luwu Raya?

Uncategorized

Perkuat Sinergi Hukum di Daerah, Kakanwil Kemenkumham Sulsel Kunjungi DPRD Palopo

Uncategorized

Membuka Gerbang Dapur Sehat Sekolah: Palopo Bekali Ratusan Penjamah Makanan Demi Kesehatan Siswa

Uncategorized

Wakil Ketua PN Palopo Bantah Isu Mangkrak dan Pengadukan Semen Manual pada Proyek Renovasi Rp19,1 Miliar

Uncategorized

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, DPRD Kota Palopo Tinjau Drainase dan Masalah Sampah di Wara

Uncategorized

Pemangkasan Dana Transfer Ancam Anggaran Pendidikan dan Kesehatan di Palopo

Uncategorized

Kobarkan Semangat Generasi Muda: Forkopimda Morowali Kompak Hadiri Pengukuhan Paskibraka

Uncategorized

Jeritan Pedagang Palopo: Uji Petik Retribusi Baru, Antara Harapan dan Beban Ganda