Home / News

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:42 WIB

Penerimaan PKB UPT Palopo Tumbuh Hingga 81 Persen Berkat Pemberian Insentif

PALOPO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan kebijakan pemberian insentif dan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) pada Juni 2026.

Kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 895/V/2026 ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap penerimaan sektor pajak.

​Kepala UPT Pendapatan Wilayah Palopo, Chandrawali, S.Kom., mengungkapkan bahwa secara year-on-year, pertumbuhan pembayaran PKB mencapai 81,37 persen.

​”Pada bulan Juni 2025, capaian PKB tercatat sebesar Rp1.932.495.840. Sedangkan pada Juni 2026, UPT Palopo berhasil mengumpulkan PKB sebesar Rp3.504.977.766,” ujar Chandrawali, Selasa (7/7/2026).

​Pertumbuhan pesat juga terlihat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Mei 2026, penerimaan PKB di UPT Palopo tercatat sebesar Rp1.749.572.310. “Setelah adanya pemberian insentif di bulan Juni 2026, penerimaan PKB mengalami pertumbuhan signifikan hingga 100,33 persen,” jelasnya.

Baca juga  Sambut Iduladha 1447 H, PT Masmindo Dwi Area Tebar 34 Ekor Sapi Kurban di Latimojong

​Lonjakan penerimaan ini turut berdampak positif terhadap pendapatan opsen PKB bagi Pemerintah Kota Palopo. “Nilai opsen PKB yang diterima Pemkot Palopo untuk bulan Juni ini mencapai Rp1.835.007.345, meningkat drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp923.542.208,” papar Chandrawali.

​Ia berharap kebijakan insentif ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih patuh dalam membayar pajak kendaraan. “Kami berharap masyarakat tidak lagi menunggak pajak hingga bertahun-tahun karena akan terasa berat saat membayar. Terlebih, kebijakan insentif ini bersifat terbatas,” terangnya.

​Selain insentif, bagi masyarakat yang membayar pajak pada periode Januari hingga Juni 2026, tersedia kesempatan untuk mendapatkan doorprize dengan hadiah utama berupa perjalanan ibadah umroh.

Baca juga  Sidak IPAL Puskesmas Ponrang dan Ponrang Selatan: Tindak Lanjut Janji Komisi I DPRD Luwu Saat Reses

​Untuk mempermudah layanan, UPT Pendapatan Wilayah Palopo menyediakan empat titik lokasi pembayaran:

​Kantor Samsat.

​Gerai Samsat MPP Palopo.

​Drive-Thru Samsat di Terminal Dangerakko.

​Gerai Samsat Maroangin di Puskesmas Maroangin.

​Bagi masyarakat yang memiliki kesibukan di hari kerja, UPT juga menyediakan layanan ekstra. “Pada hari libur nasional dan akhir pekan (Sabtu-Minggu), kami membuka layanan di Drive-Thru Terminal Dangerakko serta layanan di Car Free Day (CFD) Lapangan Pancasila setiap Minggu pagi,” tutupnya.(**/Ahy)

sumber:rilis

#PempropSulsel

#PkbUptPalopo

#KanalAkhmadBaso

#PamorNews

Share :

Baca Juga

News

Rapat Panitia Khusus (PANSUS 1) DPRD Kota Palopo

News

Menuju Produsen Emas Besar Indonesia, PT Masmindo Dwi Area Perkuat Operasional Berbasis ESG di Luwu

News

IPB dan PoliDewa Palopo Gandeng PT Masmindo untuk Konservasi Hutan Latimojong
MAKASSAR-- Pj. Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP., SH., M. Si didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo, Ny. Hj. Isnada Firmanza menghadiri Launching Aksi Stop Stunting (ASS) di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Sungai Tangka No.31,Makassar Jumat, 25 Juli 2025. Selain itu, juga dilaunching Program Pendampingan Gizi di 504 Desa Lokus Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 serta dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU Komitmen Pemerintah Daerah 24 Kab/Kota Dalam Mendukung Pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman, S.T. yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulsel. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kolektif dalam menangani masalah stunting, yang kini telah menjadi persoalan nasional. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama peran aktif desa dan PKK sebagai garda terdepan,” tegasnya. Sebagai wujud komitmen nyata, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU komitmen bersama Pemerintah Daerah dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dalam mendukung pelaksanaan Program Aksi Stop Stunting (ASS) 2025. Tak hanya itu, pada acara ini, Gubernur Sulsel juga melaunching sejumlah program pendukung lainnya seperti Ambulans Mini ICU RSUD, Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), serta program Sulsel Melayani Andalan Hati, yang kesemuanya dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Selatan dalam upaya kolektif mencegah dan mengurangi angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat desa, diharapkan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

News

Launching Aksi Stop Stunting (ASS)

News

Fenomena Tambang Emas Ilegal di Bajo Barat: Menanti Tindakan Nyata di Tengah Buntu Penegakan Hukum (Bagian 2)

News

Sambut Iduladha 1447 H, PT Masmindo Dwi Area Tebar 34 Ekor Sapi Kurban di Latimojong
Purnawirawan Polri Cabang Palopo, Berkiprah Untuk Pemerintah dan Masyarakat

News

Purnawirawan Polri Cabang Palopo, Berkiprah Untuk Pemerintah dan Masyarakat

News

Evaluasi Triwulan I dan II, Pemkab Morowali Komitmen Percepat Kinerja dan Penyerapan Anggaran