Home / Uncategorized

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:58 WIB

Dari Papua hingga Sulawesi:  Kisah Inspiratif Para Abdi Negara Menyelesaikan Studi Kebidanan di UMB Palopo

​”Pendidikan bukanlah persiapan untuk hidup; pendidikan adalah hidup itu sendiri.” — John Dewey

PALOPO — ​Di bawah langit Palopo yang hangat pada Selasa, 28 Juli 2026, deretan kursi di Gedung Saodenrae Convention Center dipenuhi oleh kilau toga dan rasa bangga yang membuncah. Sebanyak 578 lulusan resmi dikukuhkan dalam Wisuda Angkatan XVII Periode III Universitas Mega Buana (UMB) Palopo.

 

​Namun, di balik khidmatnya prosesi penyematan gelar Sarjana Kebidanan tersebut, ada sebuah narasi sunyi tentang ketekunan yang membedakan wisuda ini dari perhelatan akademik pada umumnya.

 

​Bagi kebanyakan orang, dunia perkuliahan identik dengan fase transisi masa muda—fokus belajar tanpa beban tanggungan profesi. Namun, pemandangan di UMB Palopo hari itu membalikkan asumsi tersebut sepenuhnya.

 

​Betapa tidak, 87,89 persen atau sebanyak 508 orang dari total wisudawan bukanlah mahasiswa reguler yang baru memulai langkah. Mereka adalah para praktisi lapangan, perempuan-perempuan tangguh yang sehari-hari telah berjibaku di garda terdepan pelayanan masyarakat.

 

​Rentang profesi mereka pun sangat beragam dan penuh tanggung jawab: mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tenaga kesehatan honorer, srikandi pegawai BUMN dan swasta, hingga mereka yang diberi amanah sebagai wakil rakyat di kursi dewan.

Baca juga  Desa Tangofa Tutup Rangkaian Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan 2025, Sekda Yusman Mahbub Sampaikan Hal Ini

 

​Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, dalam laporan akademiknya, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Di tengah kesibukan melayani kesehatan masyarakat dan mengurus konstituen, para lulusan ini terbukti mampu merampungkan studi tinggi mereka dengan gemilang.

 

​Melintasi Batas Geografis: Dari Papua hingga Tanah Jawa

 

​Kisah inspiratif ini semakin kaya jika kita menilik peta asal para wisudawan. Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) alih jenjang dari Diploma III (D3) ke Sarjana Kebidanan yang diselenggarakan oleh UMB Palopo telah menjadi magnet nasional.

 

​Mereka yang hadir di Gedung Saodenrae bukanlah figur lokal semata. Para wisudawan tercatat datang membentang dari 18 provinsi di Indonesia. Perjalanan intelektual ini ditarik dari pulau Sulawesi, menyeberang ke Kalimantan, turun ke Jawa Timur, melintasi Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga merambah jauh ke kepulauan Maluku dan tanah Papua.

 

​Jarak ribuan kilometer dan perbedaan zona waktu lebur menjadi satu semangat yang sama: komitmen untuk meningkatkan kapasitas diri demi mutu pelayanan kesehatan yang lebih baik di daerah asal masing-masing.

Baca juga  DP2KUKM Luwu Utara Gelar Rakor Optimalisasi Pasar Rakyat: Perkuat Sinergi demi Pelayanan Prima

​Arti Penting Bagi Masa Depan Kesehatan Nusantara

 

​Kehadiran para abdi negara dan praktisi bergelar sarjana baru ini membawa angin segar bagi peta jalan kesehatan nasional. Seorang bidan yang tidak hanya terampil secara klinis di puskesmas atau rumah sakit pelosok, kini juga diperkaya dengan perspektif akademik dan manajerial setingkat sarjana.

 

​Terlebih bagi mereka yang berstatus sebagai tenaga kesehatan sekaligus pengambil kebijakan publik (seperti anggota dewan), peningkatan kualifikasi ini menjadi modal berharga dalam merumuskan regulasi kesehatan yang berpihak pada ibu dan anak di daerah.

 

​Wisuda UMB Palopo Periode III Tahun 2026 telah mencatatkan sebuah babak baru. Ia membuktikan bahwa batas usia, kesibukan dinas harian, maupun letak geografis yang terisolasi bukanlah halangan bagi seorang pembelajar sejati.

 

Dari Papua hingga Sulawesi, dari bilik puskesmas hingga ruang sidang dewan, para bidan nusantara ini telah menunjukkan bahwa dedikasi pada ilmu pengetahuan berjalan seirama dengan pengabdian pada negeri.(**/aBa)

 

#UmbPalopo

#WisudawanUmb

#RektoratUmbPalopo

#Pamornews

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Gerbong Mutasi Luwu Bergerak, Sasaran Semua Eselon Sore Ini!

Uncategorized

Optimalkan PAD, Bapenda Luwu Utara Tertibkan Sejumlah Reklame Tak Berizin

Uncategorized

Siap Harumkan Nama Luwu Utara di Panggung Nasional, Ines D’Academy 8 Mohon Dukungan Masyarakat
Polsek Bahodopi Fasilitasi Mediasi Kekeluargaan atas Kesalahpahaman Kades Bahomakmur yang Viral di Media Sosial

Uncategorized

Polsek Bahodopi Fasilitasi Mediasi Kekeluargaan atas Kesalahpahaman Kades Bahomakmur yang Viral di Media Sosial

Uncategorized

Air Tanah Luwu: Potensi Miliar Rupiah yang Menguap di Bawah Permukaan

Uncategorized

Media Siber Garda Terdepan, Ketua DPRD Palopo Dorong SMSI Jadi Duta Investasi Daerah

Uncategorized

Bupati Morowali Iksan: “HUT KE-26 Ini Bukan Sekadar Seremoni, tapi Bentuk Nyata Cinta untuk Daerah”

Uncategorized

Asisten I Rizal Badudin Wakili Bupati Buka Kegiatan FGD-1 RDTR Kawasan Ulunambo dan Sekitarnya