Home / Uncategorized

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:15 WIB

Gubernur Wajibkan ASN Beli Beras Bulog, Pastikan Serapan dan Stabilitas Harga

MAKASSAR, PAMORNEWS – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kini memiliki peran ganda: melayani masyarakat sekaligus menjadi bagian penting dari stabilisator ketahanan pangan daerah. Melalui instruksi langsung dari Gubernur Sulawesi Selatan, seluruh ASN Pemprov kini diwajibkan untuk membeli jatah beras langsung dari Perum Bulog.

​Kebijakan ini, yang mulai digulirkan per awal Oktober 2025, merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mencapai dua tujuan utama: menjaga stabilitas ketahanan pangan dan meningkatkan penyerapan beras produksi petani lokal di wilayah Sulsel.

​Sinergi Pemerintah dan Bulog: ASN sebagai Penyangga Pasar

​Kepala Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Fahrurozi, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang bergerak cepat menyiapkan skema pelaksanaan program. Instruksi Gubernur ini secara eksplisit meminta Bulog untuk menyediakan kebutuhan pangan, dimulai dari beras, bagi seluruh ASN Provinsi.

Baca juga  Air Tanah Luwu: Potensi Miliar Rupiah yang Menguap di Bawah Permukaan

​”Kita diminta untuk, ada programnya Pak Gubernur meminta agar seluruh ASN itu mendapatkan beras dari Bulog. Jadi, membeli beras ke Bulog,” ujar Fahrurozi, Rabu (1/10/2025).

​Langkah ini menunjukkan sinergi kuat antara Pemprov dan Bulog dalam memastikan stok beras, yang menjadi komoditas vital, terserap dengan baik. Dengan mengandalkan ribuan ASN sebagai pembeli tetap, Bulog akan memiliki kepastian penyerapan yang berdampak langsung pada stabilitas harga gabah di tingkat petani.

​Mekanisme Penyaluran Masih Dibahas

​Meskipun instruksi umum telah diberikan, Fahrurozi menjelaskan bahwa detail teknis penyaluran masih dalam tahap pembahasan awal bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

​”Nanti kami sedang bahas teknisnya, bagaimana mekanisme yang fit nanti ke depan, apakah melalui koperasi atau melalui apa. Yang jelas, kami sedang bahas teknisnya di tingkat jajaran OPD,” tambahnya.

Baca juga  Kritik Kunjungan DPRD ke Bappenas, Afrianto Nurdin: Jangan Cuma Bawa 'Proposal' Aspirasi, Tana Luwu Itu Episentrum!

​Rencananya, tidak hanya beras, komoditas pangan lain juga berpotensi masuk dalam program ini, menjadikan Bulog sebagai pemasok utama kebutuhan pangan bagi ASN.

​Lebih dari Sekedar Gaji, Ini Soal Kepedulian Lokal

​Kebijakan “ASN Beli Beras Bulog” ini menempatkan ASN tidak hanya sebagai penerima gaji, tetapi juga sebagai aktor ekonomi yang mendukung perputaran hasil pertanian lokal. Pembelian kolektif oleh ASN ini diharapkan dapat menjadi buffer (penyangga) yang kuat bagi pasar, mencegah fluktuasi harga yang merugikan petani dan konsumen.

​Langkah inovatif Gubernur Sulsel ini dipandang sebagai model efektif dalam memanfaatkan kekuatan birokrasi daerah untuk kepentingan ketahanan pangan regional. Dengan adanya kepastian serapan dari ASN, petani Sulsel pun akan memiliki motivasi lebih dalam meningkatkan produksi.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Syafruddin PKB Protes Keras Pemangkasan DBH Balikpapan 70%: “Itu Hak Daerah!”

Uncategorized

Info Gangguan Layanan Air

Uncategorized

Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas Raih Penghargaan Spesial Anugrah Srikandi Indonesia 2025

Uncategorized

Pemkab Morowali Sambut Hangat Pemkot Palu dalam Welcome Dinner

Uncategorized

Pemda Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta BukaE 2026–2031, Simak Syaratnya!

Uncategorized

Sinergi IMIP Meriahkan Pameran HUT ke-26 Morowali

Uncategorized

BKPSDM Palopo: Mutasi Jilid 4 Segera Digelar, Tunggu Pertek BKN

Uncategorized

Gedor Potensi Wisata, Bupati Luwu Utara Ajak Wamenpar Ni Luh Puspa ke Permandian Air Panas Pincara