Home / Uncategorized

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:48 WIB

Syaharuddin Alrif Beri Sinyal PAW DPR RI NasDem Sulsel: Judas Amir dan Hayarna Hakim Berpeluang?

​MAKASSAR – Teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Partai NasDem daerah pemilihan (Dapil) 3 Sulawesi Selatan pasca-mundurnya Rusdi Masse (RMS) mulai menemui titik terang.

​Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa proses Pergantian Antar Waktu (PAW) telah diatur secara ketat melalui mekanisme konstitusi dan aturan internal partai.

Pernyataan ini disampaikan dalam rapat Konsolidasi Pengurus DPW, DPD, dan Fraksi Partai NasDem se-Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Jumat (13/02/2026).

Mekanisme Berdasarkan Konstitusi
​Dalam arahannya, Syaharuddin menjelaskan bahwa secara aturan, mundurnya peraih suara terbanyak pertama (RMS) secara otomatis membuka ruang bagi peraih suara terbanyak di bawahnya.

Baca juga  Pemkab Morowali Dorong Penguatan Posyandu Terpadu Melalui Rakor Tim Pembina

​”Telah diatur secara konstitusi bahwa Kakak RMS mundur dan diganti oleh nomor urut suara terbanyak selanjutnya.

Namun, tentu ada mekanisme di partai yang harus diikuti,” ujar Syaharuddin di hadapan kader NasDem.
​Sinyal Nama yang Menguat

Menariknya, dalam rapat konsolidasi tersebut, Syaharuddin secara spesifik menyebutkan deretan nama calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil 3 Sulsel sesuai urutan perolehan suaranya:

Putri Dakka (Nomor urut 3)
​Aslam Patonangi (Nomor urut 4)
​Hayarna Hakim (Nomor urut 5)
​HM Judas Amir (Nomor urut 6)
​Nicodemus Biringkanae (Nomor urut 7)

​Meski Putri Dakka dan Aslam Patonangi berada di urutan tepat di bawah RMS, dinamika rapat justru memberi sinyal kuat pada nama-nama seperti Hayarna Hakim dan mantan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, sebagai sosok yang berpeluang besar mengisi posisi tersebut.
​Keputusan di Tangan DPP

Baca juga  Pj Ketua TP PKK Bersama Forkopimda Pastikan Program MBG Berjalan Baik

​Syaharuddin menegaskan bahwa seluruh dokumen dan tahapan telah diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk diproses secara hukum dan organisasi.
​”Semua tahapan ini kami sudah serahkan ke DPP untuk melakukan proses PAW secara sah di partai dan secara konstitusi.

Jadi, kalaupun ada polemik di media, itu tidak apa-apa,” tegasnya menutup pernyataan.

Langkah ini dinilai sebagai upaya NasDem Sulsel untuk tetap menjaga soliditas kader di wilayah Utara Sulawesi Selatan sembari memastikan keterwakilan di Senayan tetap berjalan efektif.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Masifkan Pemantauan BBM dan Tera Ulang SPBU, DP2KUKM Lutra Jamin Stok Aman dan Takaran Normal

Uncategorized

Dari Palopo Menuju Tanah Kelahiran: Perjalanan Pulang Lansia Lumpuh yang Terlantar

Uncategorized

Kabar Gembira! Maret 2026, Menui Kepulauan dan Bungku Selatan Mulai Uji Coba Listrik 24 Jam

Uncategorized

Modernisasi Pertanian: Pemda Luwu Utara Gandeng Krakatau Steel Pasok Alat Berkualitas
Pemkab Morowali Giatkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA)

Uncategorized

Pemkab Morowali Giatkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA)

Uncategorized

Menghitung Hari Menuju Tanah Kelahiran: Akhir Tugas Sekda Palopo Firmanza di Kota Idaman

Uncategorized

Silaturahmi Hangat, Iriane Iliyas: Pak Taslim Sudah Seperti Keluarga

Uncategorized

Investasi Tembus Ratusan Triliun, Luwu Timur Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Program Sosial