LUWU UTARA – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara, Saleh, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Pemuda, Masamba, pada Jumat (13/2/2026) ini diawali dengan prosesi penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kadisporapar.
Momen ini menandai dimulainya ujian sekaligus menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap eksistensi olahraga bela diri di wilayah tersebut.
Apresiasi Pembentukan Karakter
Dalam sambutannya, Saleh menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi Tapak Suci dalam membina generasi muda di Bumi La Maranginang.
Ia menegaskan bahwa bela diri memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar fisik.
”Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Melalui Tapak Suci, kita tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga melahirkan kader yang disiplin, mandiri, dan memiliki akhlak mulia,” ujar Saleh.
Luwu Utara Sebagai Tuan Rumah
Saleh juga menyampaikan rasa terima kasih karena Luwu Utara dipercayakan menjadi lokasi (lokus) pelaksanaan ujian skala regional ini. Beliau berpesan agar seluruh peserta menjaga sportivitas dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Materi Ujian Peserta:
Para kader akan menjalani serangkaian tes komprehensif, yang meliputi:
Ketangkasan Fisik: Uji ketahanan dan kekuatan tubuh.
Penguasaan Jurus: Teknis bela diri Tapak Suci.
Ketahanan Mental: Uji kemandirian dan kedisiplinan.
Nilai Keislaman: Pendalaman spiritual sesuai ideologi Muhammadiyah.
Penyelenggaraan UKT ini diharapkan mampu melahirkan pendekar-pendekar baru yang siap berkontribusi bagi prestasi olahraga dan pembangunan karakter masyarakat di Sulawesi Selatan. (LHR/ ***)











