LUWU UTARA — Direktur Wilayah (Dirwil) LPPSDM BKPRMI Sulawesi Selatan, Muhammad Riswan, secara resmi menghadiri penutupan Pelatihan Muballigh(ah) yang berlangsung di MIS Al Ikhlas Balebo, Kecamatan Masamba, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pengurus Daerah (PD) DDI Masamba dan DPD BKPRMI Kabupaten Luwu Utara dalam upaya memperkuat kapasitas dakwah generasi muda di wilayah tersebut.
Mencetak Muballigh yang Adaptif
Dalam sambutannya, Muhammad Riswan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kedua lembaga tersebut.
Menurutnya, pelatihan bertema “Peran Muballigh dan Muballighah sebagai Pelopor Dakwah Kreatif di Era Digital” ini sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang.
“Era digital saat ini membutuhkan kreativitas, keteladanan akhlak, serta kemampuan menyampaikan pesan Islam secara santun dan mencerahkan,” ujar Riswan.
Ia juga menekankan bahwa para peserta adalah calon pelopor dakwah masa depan. Riswan berharap kolaborasi antarlembaga keagamaan seperti ini terus berlanjut guna menciptakan iklim dakwah yang sejuk di masyarakat.
Rincian Kegiatan
Pelatihan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh 212 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat MI/SD hingga MA/SMA/SMK.
Selama tiga hari pelaksanaan (12–14 Februari 2026), para peserta dibekali dengan berbagai materi esensial, antara lain:
Penguatan Keislaman: Pendalaman nilai-nilai dasar agama.
Public Speaking: Teknik berbicara di depan umum secara efektif.
Dakwah Kreatif: Strategi pengemasan konten dakwah melalui media digital.
Sinergi Lintas Lembaga
Penutupan acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
Andi Lalak (Ketua BKPRMI Luwu Utara)
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Mujahidin DDI Masamba
Para Kepala Sekolah dan pendamping lembaga peserta.
Sinergi antara lembaga pendidikan pesantren dan organisasi kepemudaan Islam ini menjadi bukti nyata komitmen Luwu Utara dalam menyiapkan generasi muballigh yang berilmu, berakhlak, dan melek teknologi.
(Hasdir Anwar/LH)











