Home / Uncategorized

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:48 WIB

Kejar Target PAD, Bapenda Luwu Utara Lakukan Pencetakan Massal SPPT PBB-P2 Lebih Awal

LUWU UTARA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Luwu Utara Bidang PAD melakukan langkah proaktif dalam upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan memulai proses pencetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) jauh lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan proses pendistribusian dokumen pajak ke tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan dapat selesai lebih cepat, sehingga masyarakat memiliki waktu luang yang lebih panjang untuk melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo.

Plt. Kepala Bapenda Luwu Utara, Andi Elly Yanti, mengatakan bahwa pencetakan massal SPPT PBB-P2, seperti DHKP, SPPT, dan STTS) dilakukan lebih awal sebagai dasar penetapan besaran PBB, baik di perdesaan maupun perkotaan.

Baca juga  Kelompok Milenial Ambil Peran Menangkan FKJ di Pilkada Palopo 2024

“Ini menjadi dasar kita nanti dalam menetapkan besaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang tentunya wajib dipenuhi oleh setiap wajib pajak yang ada di daerah kita, Luwu Utara,” ungkap Andi Elly, Kamis (12/3/2026), di Masamba.

Dijelaskannya, percepatan ini juga merupakan bagian dari strategi transformasi digital dan efisiensi birokrasi. “Percepatan ini memberikan ruang bagi petugas kolektor di desa dan kelurahan untuk menjangkau wajib pajak secara lebih maksimal,” ungkapanya.

“Dengan diterimanya SPPT PBB-P2 ini lebih awal, maka kita tentunya berharap kesadaran warga untuk membayar pajak bisa lebih meningkat, yang secara otomatis akan mendongkrak realisasi PAD kita,” sambungnya.

Baca juga  Bupati Luwu 'Merangkul' Latimojong dengan Pekerja Lokal dan Infrastruktur

Lanjut Andi Elly mengatakan bahwa pihaknya hanya ingin memberikan pelayanan yang jauh lebih prima dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan melakukan pencetakan lebih awal. “Hal ini kita lakukan agar tidak ada lagi alasan SPPT terlambat sampai di tangan warga,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap melalui langkah ini, target sektor PBB-P2 tahun ini dapat tercapai 100% atau bahkan melampaui target yang telah ditetapkan dalam APBD. (LHr)

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemkab Morowali Genjot SDM Pelaku UMKM Lewat Pelatihan Standarisasi dan Sertifikasi Produk

Uncategorized

Perjuangan Pembentukan Provinsi Luwu Raya, 4 Ketua DPRD se-Luwu Raya Ekspose di Komisi II DPR RI Hari Ini

Uncategorized

Amukan Angin dan Hujan di Balikpapan: Pohon Tumbang hingga Atap Berterbangan

Uncategorized

Informasi Gangguan Layanan Distribusi Air

Uncategorized

Langgar Aturan PBG, Satgas Perizinan Palopo Layangkan Teguran Keras ke Alfamart

Uncategorized

Menemani Beban Amanah Rakyat: Trisal Tahir, Suami Wali Kota yang Memilih Jadi Sandaran Tulus Tanpa Tanda Jasa

Uncategorized

Jalur Ibadah Warga Aman Jelang Ramadan: Respons Kilat Pemkot Palopo Tangani Kanal Ambruk di BTN Nyiur

Uncategorized

PT BTIIG Siap Ubah Morowali Jadi Raksasa Nikel Dunia