Home / Uncategorized

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:01 WIB

Akselerasi PAD, Pemkot Palopo Luncurkan Pembayaran Retribusi Digital via QRIS

Laporan: Dinas Kominfo Palopo

​PALOPO – Pemerintah Kota Palopo resmi meluncurkan simulasi pembayaran retribusi daerah melalui kanal digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Peluncuran yang mengusung tema “Retribusi Digital, Palopo Maju” ini dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Palopo, Dr. Akhmad Syarifuddin, dalam acara High Level

Meeting TP2DD di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Wali Kota, Kamis (5/3/2026).

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi transaksi keuangan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan

​Evaluasi dan Strategi TP2DD 2026-2029
​Pj. Sekretaris Daerah Kota Palopo sekaligus Ketua Harian Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk:

Baca juga  Bupati Iksan Tegaskan Disiplin ASN dan PPPK, Kehadiran Apel Jadi Sorotan

​Evaluasi Capaian: Meninjau implementasi TP2DD tahun 2025 hingga Januari 2026.
​Penyusunan Roadmap: Menyepakati program kerja TP2DD periode 2026 hingga 2029.

​Penyesuaian Regulasi: Melakukan pembaharuan SK TP2DD agar relevan dengan perkembangan aturan terbaru.
​Akselerasi Digitalisasi: Mendorong wajib pajak dan wajib retribusi untuk beralih ke sistem pembayaran non-tunai.

​Komitmen Menuju Tata Kelola Akuntabel Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Palopo, Dr. Akhmad Syarifuddin, menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi yang berkembang pesat. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk efisiensi layanan publik.

​“Teknologi berkembang sangat cepat, kita harus terus melakukan pembaruan. Ini adalah momentum baik untuk memastikan proses digitalisasi layanan pemerintah berjalan optimal. Kami optimis, dengan dukungan semua pihak, target peningkatan PAD dapat tercapai melalui sistem yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Dr. Akhmad.

Baca juga  Kebocoran Pipa di Sudirman, 19 Wilayah di Palopo Terkena Dampak

Ia juga berharap seluruh wajib pajak di Kota Palopo segera memanfaatkan layanan digital seperti QRIS. Dengan sistem ini, transaksi tidak hanya menjadi lebih praktis bagi masyarakat, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang disetorkan tercatat secara akuntabel dalam kas daerah.
​Kehadiran Stakeholder Terkait

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi dari berbagai instansi, di antaranya:

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Ricky Satria.
​Wakil Ketua DPRD Kota Palopo.
​Unsur Forkopimda Kota Palopo.

​Pimpinan Cabang Bank Sulselbar.
​Para Pimpinan Perangkat Daerah Kota Palopo.

​Kehadiran Bank Indonesia dan Bank Sulselbar menegaskan sinergi kuat antar lembaga dalam mendukung ekosistem ekonomi digital di Kota Palopo.(***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

LAPORAN INVESTIGASI : Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret ‘Tak Punya Izin Gudang!

Uncategorized

Bupati Kutim: Transformasi Pendidikan Kunci Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Uncategorized

Gegap Gempita PBG di Palopo: Saat Ruko Wajib Berizin, 7 Raksasa Retail Terendus “Non-PBG”

Uncategorized

Sukseskan Imbauan Bupati, Sejumlah Pejabat Luwu Utara Kompak Ambil Rapor Anak di SMPN 4 Masamba

Uncategorized

Nyala Api di Poros Bua: Janji Pemberdayaan Lokal Smelter Nikel yang Berujung Kekecewaan

Uncategorized

Safari Ramadhan Ke-II: Wali Kota Palopo Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Manfaatkan Layanan “OK Sappo”

Uncategorized

Dilantik sebagai Kadis Kominfo Luwu Utara, Andi Zulkarnaen: Amanah adalah Harga Diri

Uncategorized

Menemani Beban Amanah Rakyat: Trisal Tahir, Suami Wali Kota yang Memilih Jadi Sandaran Tulus Tanpa Tanda Jasa